5 Tips Kurangi Serangan Asma pada Anak

Vania Rossa

Kamis, 28 Mei 2020 | 05:49 WIB
5 Tips Kurangi Serangan Asma pada Anak
Ilustrasi anak asma. (shutterstock)

Suara.com - Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Bagi Anda orangtua yang memiliki anak asma, tentu akan lebih baik jika bisa mengendalikan serangan asma pada anak daripada terus-terusan dan bolak-balik membawanya ke dokter saat serangan asma datang.

Asma sendiri adalah penyakit kronis yang umum dialami anak-anak yang sebagian besar disebabkan oleh reaksi alergi. Itu sebabnya, serangan asama pada anak sebenarnya dapat dikontrol, bahkan dikurangi. Bagaimana caranya?

Inilah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi serangan asma pada anak, seperti dilansir dari laman Parents.

1. Hindari paparan debu

Salah alergen yang dapat memicu serangan asma adalah debu. Padahal, paparan debu bisa terjadi di mana saja. Dan paparan debu yang paling banyak ternyata terjadi di dalam rumah.

Menurut Anne Beal, MD, dokter anak yang sekaligus adalah Chief Patient Officer di Sanofi, bayi dan balita menghabiskan delapan hingga sepuluh jam sehari di kamar, yang artinya mereka mendapatkan paparan debu dan alergen lainnya paling banyak dari sini.

Itu sebabnya, langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah membersihkan debu di kamar anak dan menyingkirkan semua benda yang berpotensi menyimpan debu, seperti karpet, tirai tebal, dan boneka berbulu.

2. Pastikan rumah bebas kecoak

Ya, kecoak adalah alergen yang sangat umum untuk anak-anak yang memiliki asma. Jadi, rutinlah mmebersihkan rumah untuk memastikan tak ada kecoak yang bersarang. Ini termasuk tidak menumpuk sampah rumah tangga, dan tidak meninggalkan makanan sisa sembarangan.

baca juga

3. Jauhkan dari hewan peliharaan

Beberapa anak asma mengalami alergi terhadap bulu hewan peliharaan, sehingga yang terbaik adalah tidak memelihara hewan peliharaan di rumah.

4. Pastikan anak tidak terpapar asap rokok

Inilah pemicu asma yang paling agresif. Bahkan meski Anda merokok di luar ruangan sekalipun, asap rokok masih bisa menempel di rambut dan pakaian, dan anak masih bisa menghirupnya ketika berdekatan. Jadi, pastikan tak ada orang-orang terdekat anak yang merokok, ya.

5. ASI eksklusif

Menyusui dapat melindungi bayi dari ancaman berbagai jenis infeksi, termasuk membantunya kelak terhindar dari risiko asma. Itu karena menyusui dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi sehingga efektif dalam menangkal infeksi dan asma.

Nah, itulah 5 hal yang bisa Anda lakukan untuk kurangi serangan asma pada anak. Lakukan dengan konsisten, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjaga Anak Asma Agar Terhindar Dari Covid-19

Menjaga Anak Asma Agar Terhindar Dari Covid-19

Health | Senin, 20 April 2020 | 10:03 WIB

Studi: Ibu Hamil Makan Omega-3, Risiko Anak Idap Asma Berkurang

Studi: Ibu Hamil Makan Omega-3, Risiko Anak Idap Asma Berkurang

Health | Jum'at, 10 Januari 2020 | 14:18 WIB

Kenali Asma pada Anak dan Faktor Pencetusnya

Kenali Asma pada Anak dan Faktor Pencetusnya

Health | Selasa, 02 Mei 2017 | 20:25 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×