Kenali Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Muncul di Tengah Pandemi Covid-19

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:01 WIB
Kenali Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Muncul di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Perasaan takut, khawatir, dan stres menjadi reaksi psikologis yang terjadi di tengah pandemi Covid-19. Namun reaksi itu dianggap normal karena perubahan yang terjadi dalam kehidupan memberikan stresor tambahan terhadap kondisi jiwa seseorang.

Reaksi negatif itu, jika terjadi berulang dan dalam jangka waktu lama, bisa berujung hingga depresi. Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (PDSKJI) mencatat ada 1.522 orang mengalami gangguan kesehatan mental atau depresi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia. Data itu didapat dari ribuan orang yang melakukan pemeriksaan ke psikiater.

Psikiater dari PDSKJI dr. Lahargo Kembaren menjelaskan bahwa depresi merupakan perasaan sedih yang mendalam disertai dengan hilangnya semangat dan motivasi.

"(Depresi menyebabkan) badan jadi mudah lelah atau tidak bertenaga, perubahan pada pola tidur dan pola makan, sulit konsentrasi atau tidak fokus, dan ada keinginan untuk bunuh diri," kata Lahargo dalam pesan tertulisnya, Kamis (28/5/2020).

Depresi bukan satu-satunya gangguan jiwa yang bisa dialami. Menurut Lahargo, gangguan jiwa merupakan penyakit medis yang terjadi akibat gangguan di dalam saraf otak. Apabila dideteksi dengan lebih cepat, maka gangguan jiwa akan lebih mudah diterapi dan diobati.

"Gangguan jiwa ada di mana-mana dan bisa mengenai siapa saja tanpa memandang latar belakang dan status ekonomi serta pendidikannya. Gangguan jiwa terjadi melalui suatu proses yang terjadi beberapa waktu sebelumnya, bisa cepat, bisa juga lebih lambat," katanya.

Ada banyak faktor penyebab seseorang bisa menderita gangguan jiwa. Salah satunya faktor genetik, riwayat jatuh, terbentur kepala, kena pukul atau kecelakaan, penggunaan narkoba atau napza, sampai riwayat trauma beban psikologis yang berat seperti masalah yang sulit diselesaikan, kemarahan yang terpendam, kesedihan yang mendalam, kehilangan, kekecewaan, juga situasi yang harus dialami saat wabah ini.

"Semuanya itu membuat keseimbangan zat kimia di otak menjadi berubah dan tidak stabil. Inilah yang memunculkan adanya perubahan pada cara berpikir, perasaan, sikap, dan perilaku," tuturnya.

Lahargo menyampaikan, selain depresi, jenis gangguan jiwa yang bisa terjadi di antaranya:

1. Cemas

Perasaan cemas bisa menyebabkan perubahan pada tubuh seperti napas cepat dan pendek, jantung berdebar, keringat dingin, nyeri atau tidak nyaman di perut, pusing, dan pandangan kabur.

2. Demensia atau kepikunan pada orang tua

Demensia ditandai dengan hilangnya daya ingat, perubahan kepribadian, perubahan perilaku menjadi mudah marah, mudah sedih, perilaku tidak wajar seperti bicara dan tertawa sendiri, pergi sendiri, hingga sulit belajar hal-hal yang baru.

3. Psikotik/skizofrenia

Gangguan penilaian realitas ditandai dengan adanya halusinasi seperti mendengar suara-suara bisikan, melihat bayangan-bayangan, merasa di badan seperti ada yang menyentuh atau meraba, seperti mencium bau-bauan yang tidak ada sumbernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protokol Baru Pandemi COVID-19 Yogyakarta Segera Siap, Ini Bocorannya

Protokol Baru Pandemi COVID-19 Yogyakarta Segera Siap, Ini Bocorannya

Jogja | Kamis, 28 Mei 2020 | 09:44 WIB

5 Langkah Menjaga Asupan Sehat Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

5 Langkah Menjaga Asupan Sehat Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2020 | 10:05 WIB

Nonton Konser Musik dari Mobil, Siasat Baru Warga Dunia di Tengah Pandemi

Nonton Konser Musik dari Mobil, Siasat Baru Warga Dunia di Tengah Pandemi

News | Rabu, 27 Mei 2020 | 22:02 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB