Dua Vaksin Ini Disebut Bisa Cegah Anak Alami Kondisi Berat Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 29 Mei 2020 | 06:05 WIB
Dua Vaksin Ini Disebut Bisa Cegah Anak Alami Kondisi Berat Covid-19
Ilustrasi pemberian vaksin Influenza dan Pneumokokus pada anak . (Shutterstock)

Suara.com - Bisakah Vaksin Influenza dan Pneumokokus Cegah Covid-19 Anak Makin Buruk?

Anak-anak disarankan diberikan vaksin influenza dan vaksin pneumokokus.

Kedua vaksin itu untuk mencegah anak terkena penyakit infeksi pada saluran pernapasan.

"Penyakit influenza juga bisa menyebabkan penyakit serius yang menyerang sistem pernapasan. Bisa menyebabkan demam tinggi dan sesak," kata Dokter spesialis anak dr. Caessar Pronocitro Sp.A, M.Sc dalam siaran langsung bersama Instagram Orami Parenting, Kamis (28/5/2020).

Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Ia melanjutkan, pneumokokus juga bisa menyebabkan pneumonia atau radang paru-paru. Hal itu menurutnya juga berbahaya bagi anak-anak

Caessar menjelaskan bahwa kedua vaksin itu bisa menghindari anak mengalami kondisi buruk jika terinfeksi virus corona. Karena, anak-anak yang positif Covid-19 bisa saja terinfeksi lebih dari satu virus.

"Misalnya sudah kena covid lalu kena bakteri pneumokokus, Kalau belum di vaksin tentu kondisinya akan berat," ucapnya.

Walau begitu, ia menegaskan bahwa kedua vaksin tersebut bukan untuk pencegahan Covid-19.

"Kalau vaksin spesifik untuk masing-masing penyakit. Kalau untuk corona memang belum ada vaksinnya. Sehingga kita belum bisa cegah infeksinnya dengan vaksin," ucapnya.

Sebagai informasi, hingga kini peneliti masih terus mencari dan mengembangkan vaksin untuk virus corona atau Covid-19. 

Kabar terakhir, hasi uji coba vaksin Covid-19 potensial pada manusia di fase pertama telah menampilkan hasil positif.

Vaksin tersebut dinyatakan aman untuk para relawan dan terbukti mampu menghasilkan antibodi. Penelitian tersebut di terbitkan pada The Lancet.

Melansir dari Medicalxpress, uji coba pada 108 orang dewasa sehat menunjukkan hasil yang menjanjikan setelah 28 hari yang akan dievaluasi dalam enam bulan.

Percobaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah respon imun yang ditimbulkannya secara efektif melindungi terhadap infeksi SARS-CoV-2 atau virus corona baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hebat! Australia Lakukan Uji Coba Pertama Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Hebat! Australia Lakukan Uji Coba Pertama Vaksin Covid-19 Pada Manusia

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 20:30 WIB

Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Fase 1 Pada Manusia Disebut Aman

Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Fase 1 Pada Manusia Disebut Aman

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:45 WIB

China Kembangkan Vaksin Covid-19 Potensial, Kini dalam Tahap Uji Coba 2

China Kembangkan Vaksin Covid-19 Potensial, Kini dalam Tahap Uji Coba 2

Health | Rabu, 27 Mei 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB