Berbahaya! Vitamin D Dosis Tinggi Tidak akan Menangkal Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:18 WIB
Berbahaya! Vitamin D Dosis Tinggi Tidak akan Menangkal Virus Corona
ilustrasi vitamin D

Suara.com - Selama pandemi, vitamin D menjadi jenis nutrisi yang jadi pusat perhatian. Sebab, vitamin yang bisa diproduksi secara alami oleh tubuh melalui sinar matahari itu dianggap berkorelasi dengan pencegahan virus corona.

Dilansir dari Insider, sayangnya vitamin D dosis besar dari berjemur atau mengetuk pil vitamin, bukanlah obat mujarab untuk melawan virus manapun. Hal tersebut dilaporkan dalam BMJ Nutrition, Prevention and Health.

Para peneliti dari Inggris, AS, dan Eropa berkolaborasi dalam laporan tersebut di mana mendesak masyarakat untuk waspada terhadap klaim berlebihan tentang vitamin D.

Laporan ini juga menyerukan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mengevaluasi bagaimana vitamin tersebut dapat berdampak pada pasien dengan Covid-19.

"Meskipun ada beberapa bukti bahwa vitamin D rendah dikaitkan dengan infeksi saluran pernapasan akut, saat ini tidak ada bukti yang cukup untuk vitamin D sebagai pengobatan Covid-19 dan suplemen tambahan harus dihindari karena dapat berbahaya," kata Carolyn Greig, salah satu penulis studi dan profesor di Universitas Birmingham.

Hubungan antara vitamin D dan kemampuan untuk melawan penyakit virus masih belum pasti

Penelitian sebelumnya telah menemukan kekurangan vitamin D mungkin terkait dengan penyakit virus seperti pilek dan flu musiman. Hubungan sebab akibat antara nutrisi dan kemampuan untuk melawan infeksi tidak pasti.

Para peneliti masih perlu melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis yang lebih formal untuk mempelajari data yang tersedia.

Ilustrasi berjemur mendapatkan sinar matahari. (Dok. Suara.com)
Ilustrasi berjemur mendapatkan sinar matahari untuk mendapat vitamin D. (Dok. Suara.com)

Dalam sebuah studi pracetak yang menemukan kekurangan vitamin D terkait dengan tingkat kematian yang lebih tinggi dari pada pasien Covid-19. Tetapi kematian bisa jadi berhubungan dengan populasi lansia yang lebih tinggi di mana lebih cenderung kekurangan vitamin D dan juga lebih rentan terhadap wabah.

baca juga

Menurut Mayo Clinic, terlalu banyak vitamin D pada kenyataannya terbukti buruk bagi kesehatan. Dosis besar vitamin D dapat menyebabkan penumpukan kalsium yang beracun dan menyebabkan masalah ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerman Tak Remehkan Kasus Covid-19, Dubes RI: Tidak Seperti Negara Lain

Jerman Tak Remehkan Kasus Covid-19, Dubes RI: Tidak Seperti Negara Lain

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:41 WIB

Viral Plang 'Keluarga Ini Nekat Mudik ke Zona Merah', Didukung Warganet

Viral Plang 'Keluarga Ini Nekat Mudik ke Zona Merah', Didukung Warganet

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:22 WIB

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

30 Negara Termasuk Indonesia Beraliansi, Cegah Nasionalisme Vaksin Corona

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×