Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

M. Reza Sulaiman | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2020 | 17:10 WIB
Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya
Ilustrasi pasien Covid-19 membutuhkan ventilator [Shutterstock].

Suara.com - Kenapa Covid-19 Bisa Sebabkan Pembekuan Darah? Ahli Beberkan Sebabnya

Pada orang yang menderita Covid-19 parah, beberapa dari mereka mengalami pembekuan darah. Serangkaian artikel dalam jurnal Radiology pun mencatat kasus ini, mengatakan bahwa kondisi ini mengancam jiwa.

Lalu, bagaimana bisa virus corona yang menginfeksi saluran pernapasan dapat menyebabkan pembekuan darah?

Beverlu Hunt, profesor trombosis dan hemostasis dan bekerja untuk Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) di London, mengungkapkan bahwa virus corona dapat memasuki lapisan pembuluh darah.

"Masalah dengan Covid-19 adalah darahnya sangat lengket." katanya, dikutip Medical News Today.

Ketika terinfeksi virus corona dan mengembangkan pneumonia, sistem kekebalan yang bereaksi sangat kuat di dalam paru-paru akan menghasilkan sitokin.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Sitokin kimia ini akan memberitahu hati untuk membuat protein pembekuan. Mekanisme peradangan akan mengarah pada apa yang disebut 'keadaan protrombotik'.

"Misalnya, protein pembekuan utama dalam darah adalah fibrinogen. Ini larut, dan Anda memilikinya 2 hingga 4 gram per liter dalam darah."

"Faktor pembekuan beralih dari fibrinogen terlarut menjadi fibrin tidak larut, dan itu menjadi gumpalan. Levelnya 2 hingga 4 gram per liter pada kebanyakan orang," jelasnya.

Namun, tambahnya, pada kasus Covid-19, ia melihat levelnya menjadi 10, bahkan hingga 14 gram per liter.

"Saya telah berpengalaman dalam hal ini, selama beberapa dekade, dan saya belum pernah melihat darah lengket seperti itu," sambungnya.

Menurut Hunt, kelengketan ini menyebabkan pasien mengalami trombosis vena dalam. Jika terjadi hal ini, pembuluh darah yang terkena dapat pecah dan menyebar ke seluruh tubuh hingga memblokir sebagian suplai darah ke paru-paru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Virus Corona Serang Lapisan Pembuluh Darah di Seluruh Tubuh

Peneliti: Virus Corona Serang Lapisan Pembuluh Darah di Seluruh Tubuh

Health | Rabu, 22 April 2020 | 11:51 WIB

Viral, Pembuluh Darah Mata Lelaki Ini Pecah karena Bara Abu Rokok

Viral, Pembuluh Darah Mata Lelaki Ini Pecah karena Bara Abu Rokok

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 13:56 WIB

Cegah Penyakit Jantung, 9 Makanan Ini Bisa Bersihkan Plak di Pembuluh Darah

Cegah Penyakit Jantung, 9 Makanan Ini Bisa Bersihkan Plak di Pembuluh Darah

Health | Rabu, 04 September 2019 | 09:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB