Ilmuwan: Udara Lebih Hangat Kurangi Transmisi Covid-19, Tapi Tak Signifikan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 02 Juni 2020 | 09:30 WIB
Ilmuwan: Udara Lebih Hangat Kurangi Transmisi Covid-19, Tapi Tak Signifikan
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

Suara.com - Suhu yang lebih hangat disebut bisa menurunkan beberapa virus pernapasan, termasuk influenza. Hal ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah suhu pemanasan, kelembaban, dan indeks UV mungkin memperlambat, atau bahkan menghentikan, penyebaran SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Dilansir dari Medical Xpress, para peneliti di Rumah Sakit Mount Auburn melihat dampak suhu, curah hujan, dan indeks UV pada tingkat kasus Covid-19 di Amerika Serikat selama musim semi tahun 2020.

Diterbitkan dalam jurnal Clinical Infectious Diseases, temuan ini mengungkapkan bahwa tingkat Covid-19 menurun dengan suhu yang lebih hangat hingga 52 derajat F, tapi suhu yang lebih hangat dari itu tidak mengurangi penularan penyakit secara signifikan.

Indeks UV yang lebih tinggi juga membantu memperlambat laju pertumbuhan kasus baru, tetapi dampak keseluruhan tetap sangat minim.

Ilustrasi perawatan Covid-19 (Freepik)
Ilustrasi perawatan Covid-19 (Freepik)

Sementara itu, pola curah hujan tampaknya tidak berpengaruh pada penularan virus.

Tim peneliti menganalisis kasus infeksi SARS-CoV-2 yang dilaporkan setiap hari di seluruh Amerika Serikat dari 22 Januari 2020 hingga 3 April 2020. Kemudian mereka memperkirakan hubungan antara suhu, curah hujan, Indeks UV, dengan tingkat peningkatan kasus.

"Sementara tingkat penularan virus dapat melambat karena suhu harian maksimum naik menjadi sekitar 50 derajat F, efek kenaikan suhu di luar itu tampaknya tidak signifikan," kata penulis pertama Shiv T. Sehra, MD, Direktur Program Residensi Pengobatan Internal di Rumah Sakit Mount Auburn dan Asisten Profesor Kedokteran di Harvard Medical School.

"Berdasarkan analisis kami, asosiasi sederhana menunjukkan bahwa tidak mungkin bahwa penularan penyakit akan melambat secara dramatis di bulan-bulan musim panas dari peningkatan suhu saja," tambahnya.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah menyatakan bahwa pandemi Covid-19 dapat memburuk pada musim gugur dan musim dingin ketika suhu turun.

"Hasil kami sesuai dengan prediksi itu," kata Sehra.

"Kami juga memperingatkan bahwa penyakit ini mungkin memburuk pada bulan-bulan musim gugur dan musim dingin," tambahnya.

Sementara penelitian sebelumnya tentang SARS-CoV-2 dalam pengaturan laboratorium menunjukkan bahwa virus bertahan untuk durasi yang lebih pendek di suhu yang tinggi dan tidak aktif jika terkena sinar UV.

"Sejauh pengetahuan kami, ini mungkin salah satu studi peer-review pertama yang meneliti pengaruh suhu, curah hujan dan sinar UV dalam hal penularan virus pada populasi umum di seluruh Amerika Serikat," kata Sehra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulang dari Jakarta, Perempuan Indramayu Meninggal karena Virus Corona

Pulang dari Jakarta, Perempuan Indramayu Meninggal karena Virus Corona

Jabar | Selasa, 02 Juni 2020 | 06:24 WIB

Gegara Covid-19, Pariwisata Bali Mati Suri

Gegara Covid-19, Pariwisata Bali Mati Suri

Video | Selasa, 02 Juni 2020 | 06:00 WIB

Kabar Baik, Dokter Italia Sebut Virus Corona Melemah & Tak Lagi Mengancam

Kabar Baik, Dokter Italia Sebut Virus Corona Melemah & Tak Lagi Mengancam

Health | Selasa, 02 Juni 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB