Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 07:55 WIB
Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir
Presiden Cina, Xi Jinping. (Shutterstock)

Suara.com - Sepanjang Januari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji China yang disebut cepat dalam menaggapi wabah virus corona. Tetapi kenyataanya, China hanya membagikan sedikit informasi pada organisasi tersebut.

Dilansir dari Huffpost, di awal wabah para pejabat China enggan merilis peta genetik atau genom dari virus mematikan selama lebih dari seminggu. Mereka menundannya setelah beberapa laboratorium pemerintah telah sepenuhnya memecahkan kode genom dan tidak berbagi rincian kunci untuk merancang tes, obat-obatan, dan vaksin.

Menurut laporan The Associated Press (AP) pejabat kesehatan hanya merilis genom setelah lab China menerbitkannya di depan pihak berwenang di situs virologi pada 11 Januari. Mereka bahkan menunda memberi rincian yang diperlukan kepada WHO.

Meskipun WHO terus memuji TChina secara terbuka, rekaman yang diperoleh oleh AP menunjukkan bahwa WHO frustasi dan khawatir China tidak membagikan informasi yang cukup untuk menilai risiko yang ditimbulkan oleh virus baru.

"Kami saat ini berada pada tahap di mana ya mereka memberikannya kepada kami 15 menit sebelum muncul di CCTV (media pemerintah)," kata pejabat tinggi WHO di China, Dr. Gauden Galea.

Laporan AP menggambarkan WHO terjebak di tengah usaha untuk meminta lebih banyak data. Padahal hukum internasional mewajibkan negara untuk melaporkan informasi kepada WHO atas sesuatu yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat.

Para pejabat WHO khawatir tentang cara China membagikan informasi lebih lanjut. Michael Ryan, kepala kedaruratan WHO, mengatakan cara terbaik untuk melindungi China bagi WHO adalah melakukan analisis sendiri.

Pada 30 Desember, Shi Zhengli seorang ahli virus corona terkenal di Institut Virologi Wuhan, diberitahu tentang penyakit ini dan pada 2 Januari timnya telah memecahkan kode sepenuhnya.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Tetapi otoritas medis China dan Komisi Kesehatan Nasional, mengeluarkan pemberitahuan rahasia yang melarang laboratorium untuk mempublikasikan tentang virus tersebut tanpa izin.

Perintah itu melarang laboratorium Shi menerbitkan urutan atau peringatan bahaya yang mungkin terjadi. Pejabat Komisi berdalih perintah itu untuk mencegah pelepasan patogen secara tidak sengaja.

Sementara itu, para pejabat WHO dibuat kesal dalam pertemuan internal karena China menunda memberikan rincian virus di awal wabah.

"Bahayanya sekarang adalah bahwa terlepas dari niat baik kita, akan ada banyak yang menyalahkan WHO jika sesuatu terjadi," kata kepala kedaruratan WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Luhut Klaim Virus Corona di Indonesia Terus Menurun

Menteri Luhut Klaim Virus Corona di Indonesia Terus Menurun

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:20 WIB

Pasar di Kota Tangerang Diwajibkan Pasang Tirai Plastik

Pasar di Kota Tangerang Diwajibkan Pasang Tirai Plastik

Foto | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:01 WIB

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Aplikasi Anti-aplikasi China Mendadak Populer di India dan Australia

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB