CDC: Paduan Suara Berpotensi Jadi 'Super-Spreader' Virus Corona

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 09:24 WIB
CDC: Paduan Suara Berpotensi Jadi 'Super-Spreader' Virus Corona
Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)

Suara.com - Bernyanyi terutama dalam paduan suara dapat meningkatkan intensitas emisi aerosol dari virus corona. Hampir semua dari 61 anggota paduan suara di negara bagian Washington terinfeksi Covid-19 setelah latihan tunggal pada bulan Maret,

Dilansir dari Huffpost, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengeluarkan pedoman keselamatan untuk memulai kembali layanan keagamaan.

Mereka kemudian merekomendasikan bahwa komunitas-komunitas religius harus mempertimbangkan untuk menunda atau setidaknya mengurangi penggunaan paduan suara atau ansambel musik dan nyanyian selama kebaktian atau acara lain.

"Tindakan menyanyi dapat berkontribusi pada transmisi Covid-19, mungkin melalui emisi aerosol," kata CDC memperingatkan.

CDC awal bulan Mei mengeluarkan laporan yang memeringatkan tentang peristiwa "super-spreader" di mana virus corona mungkin sangat menyebar termasuk pada acara bernyanyi kelompok.

Studi ini merinci, bahwa 52 dari 61 penyanyi terinfeksi virus corona di sebuah latihan paduan suara tunggal di negara bagian Washington pada bulan Maret.

Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)
Ilustrasi paduan suara. (Shutterstock)

"Peserta latihan paduan suara memiliki banyak kesempatan untuk transmisi tetesan dari kontak dekat, tindakan bernyanyi itu sendiri mungkin telah berkontribusi pada transmisi SARS-CoV-2," catat studi tersebut.

“Emisi aerosol selama berbicara telah berkorelasi dengan kenyaringan vokalisasi, dan orang-orang tertentu yang melepaskan urutan partikel lebih besar daripada rekan-rekan mereka. Hal itu telah dihipotesiskan berkontribusi dalam peristiwa penyebaran virus corona,” tambahnya.

Temuan ini menggarisbawahi peluang bagi organisasi berbasis agama untuk mencegah Covid-19 dengan mengikuti panduan CDC. Tapi pedoman itu tiba-tiba lenyap.

Peringatan itu dihilangkan meskipun paduan suara dapat menjadi "super-spreader" yang menginfeksi sekelompok besar orang sekaligus.

Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Sumber mengatakan kepada Huffpost, bahwa CDC diperintahkan oleh pejabat Gedung Putih untuk melakukan perubahan.

Presiden Donald Trump pekan lalu menganggap rumah ibadah sebagai tempat penting yang menyediakan layanan penting dan harus dibuka kembali. Dia mengancam akan mengesampingkan gubernur negara bagian jika mereka mengabaikan permintaannya.

Sumber mengatakan kepada Politico bahwa Trump membuat langkah untuk menopang dukungan dari kelompok agama yang mulai menghilang.

Perubahan paduan suara juga merupakan dorongan dari para pejabat Gedung Putih. Pedoman tidak lagi merekomendasikan penangguhan paduan suara.

Sekarang CDC hanya mendesak agar organisasi berbasis agama mempromosikan jarak sosial pada layanan dan pertemuan mereka. Serta memastikan bahwa pendeta, staf, paduan suara, relawan dan peserta di layanan keagamaan mengikuti jarak sosial untuk mengurangi risiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menikmati Keseruan Nonton Bioskop dari Mobil Ditengah Covid-19

Menikmati Keseruan Nonton Bioskop dari Mobil Ditengah Covid-19

Foto | Rabu, 03 Juni 2020 | 08:22 WIB

Ikut Angkat Jasad PDP Corona, 2 Sopir Mobil Jenazah di Batam Positif Corona

Ikut Angkat Jasad PDP Corona, 2 Sopir Mobil Jenazah di Batam Positif Corona

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 08:14 WIB

Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir

Tunda Laporan Virus di Awal Wabah, China Membuat WHO Khawatir

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:55 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB