Ingin Anak Bisa BAB Sendiri? Lakukan 4 Tips Berikut!

Vania Rossa
Ingin Anak Bisa BAB Sendiri? Lakukan 4 Tips Berikut!
Ilustrasi Anak Bisa BAB Sendiri. (Shutterstock)

Mulai usia 5 tahun, tak ada salahnya Anda mulai mengajarkan anak agar bisa BAB sendiri.

Suara.com - Tak hanya mengajarkan anak agar bisa mandi sendiri, Anda juga harus mengajarkannya agar bisa membersihkan dirinya sendiri setelah BAB. Tapi, bagaimana cara mengajarkannya?

Ketika anak sudah mulai menunjukkan koordinasi motorik yang baik, itu pertanda ia sudah siap untuk belajar membersihkan dirinya sendiri, termasuk cebok setelah BAB. Ini karena membersihkan bokong atau bagian belakang tubuh akan sangat sulit dilakukan jika anak belum memiliki koordinasi yang baik.

Tapi, karena anak tidak dapat melihat ke belakang untuk mengetahui apakah ia telah melakukannya dengan benar atau tidak, Anda jangan berharap hasilnya akan sesuai dengan harapan. Demikian dikatakan Dr. Roseanne Lesack, seorang psikolog berlisensi sekaligus kepala unit psikologi anak di Nova Southeastern University, seperti dikutip dari laman Fatherly.

Lalu, apa yang harus orangtua lakukan untuk melancarkan proses belajar anak untuk bisa BAB sendiri? Simak tipsnya di bawah ini, seperti dilansir dari Pop Sugar.

1. Sediakan kursi pendek di toilet

Kursi pendek berguna sebagai pijakan bagi anak saat naik atau turun dari toilet, serta sebagai tempat bertumpu kedua kakinya ketika di toilet. Dengan begitu, anak bisa nyaman saat duduk di toilet, dan bisa melakukan semua aktivitas di toilet sendiri tanpa bantuan Anda.

2. Tunjukkan teknik yang benar

Untuk pertama kali, tentu saja Anda harus menjelaskan pada anak tahap-tahaop apa saja yang perlu ia lakukan ketika selesai BAB. Dimulai dengan menyemprotkan selang toilet ke bokongnya menggunakan satu tangan, sementara tangan yang lain membersihkan.

Ajari anak cara menyeka bokong yang benar. Setelah itu, minta ia untuk menyabuni area bokong dan kembali membilasnya sampai bersih.

3. Wajib supervisi hasil akhirnya

Seperti telah disebutkan sebelumnya, Anda tentu tak bisa berharap hasilnya akan langsung sesuai harapan. Setelah anak berhasil melakukannya sendiri, Anda perlu mengecek ulang apakah hasilnya sudah bersih atau belum.

Jangan lupa, terus dorong anak untuk terus BAB mandiri agar koordinasi motoriknya semakin terlatih.

4. Bangun kesadaran anak untuk menjaga kebersihan dirinya

Menjaga kebersihan seluruh anggota badan adalah hal penting yang harus diajarkan kepada anak, karena kebersihan badan erat kaitannya dengan kesehatan tubuh. Pastikan anak mengerti pentingnya menjaga kebersihan seluruh badan, terutama area kemaluan. Dengan begitu, anak akan terobsesi untuk mampu membersihkan dirinya dengan baik setelah BAB ataupun BAK.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS