Anak Selalu BAB Setelah Makan, Benarkah Bikin Berat Badan Sulit Naik?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 27 Februari 2020 | 18:15 WIB
Anak Selalu BAB Setelah Makan, Benarkah Bikin Berat Badan Sulit Naik?
Ilustrasi Anak BAB. (Shutterstock)

Suara.com - Jika ada yang masuk, maka harus juga ada yang dikeluarkan. Begitu juga dengan pencernaan. Jika sudah berhari-hari tidak buang air besar (BAB), tentu rasanya akan sangat tidak nyaman di perut. Tapi bagaimana kalau sebaliknya, setiap sehabis makan selalu BAB, dan itu terjadi pada anak-anak. Berbahayakah?

Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Bintaro, dr. Frieda Handayani K., Sp.A (K), mengatakan itu adalah gejala normal yang diberikan tubuh, saat lambung terisi penuh, maka makanan lama yang ada di tubuh harus dikeluarkan.

"Jadi mereka berhubungan, yang tadi ada sistem saraf entrik (sistem saraf pencernaan) ini, kaya kerajaan gitu, masuk keluar. Makanan masuk, kan penuh kenyang, dia kirim sinyal ke otak, aku seneng banget lambung aku udah penuh. Oh berarti yang ini (yang lama) harus dikeluarin," ujar dr. Frieda dalam acara diskusi media di Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

dr. Frieda Handayani K., Sp.A (K) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
dr. Frieda Handayani K., Sp.A (K) (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Fenomena ini disebut dengan Refleks Gastrocolica atau refleks yang timbul saat perut atau lambung diisi makanan dan menimbulkan rasa mulas hingga muncul keinginan buang air besar. Refleks ini juga terjadi karena dorongan lambung yang terisi penuh, juga karena berakhirnya makanan dicerna.

"Karena proses pencernaan dalam tubuh membutuhkan 3 sampai 4 jam. Jadi makanan baru masuk sampai menjadi tinja itu sekitar 3 jam-an. Kenapa yang masuk langsung keluar, karena ada refleks normal yang dibilang refleks gastrocolica, itu gastro lambung, polica itu usus besar, dan itu yang dibilang refleks gastro," jelasnya.

Tapi, akankah gejala ini membuat berat badan anak sulit untuk naik? Dr. Frieda menyebut berat badan anak yang tidak bertambah disebabkan karena berbagai faktor.

"Jadim berat badan yang tidak bertambah itu memang banyak penyebabnya, multifaktorial, macam-macam, cuman yang penting (gastrocolica) tidak berhubungan sama dia naiknya berat badan tersebut, karena itu sebenarnya refleks aja, yang masuk diserap, yang lama dikeluarin," paparnya.

Gejala yang patut diperhatikan, selama anak senang dan ceria, serta tidak ada gejala berlebih, maka bisa jadi itu dalam tahap wajar dan normal. Juga jangan lupa perhatikan bentuk BAB-nya, asal tidak keras maupun cair.

baca juga

"Tidak mencret, anaknya happy, seneng, lari, bisa 3 kali sehari pup-nya, 2 sampai 3 kali sehari, jadi itu namanya gastrocolica," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Selalu Kembung, Wanita Ini Hanya Bisa BAB Dua Bulan Sekali

Perut Selalu Kembung, Wanita Ini Hanya Bisa BAB Dua Bulan Sekali

Health | Minggu, 26 Januari 2020 | 13:35 WIB

Atasi Susah BAB Saat Traveling, Manfaat Serabut Jagung untuk Batu Ginjal

Atasi Susah BAB Saat Traveling, Manfaat Serabut Jagung untuk Batu Ginjal

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 22:13 WIB

4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling

4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

Tak Hanya Rekening, Akun Medsos Botok Juga Diblokir, Aksi Demo 27 Agustus Terancam Batal?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:22 WIB

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Tunggu Regulasi Subsidi, Asosiasi Motor Listrik: Yang Terpenting Kepastian

Otomotif | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Kanker Paru Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Jadi Kekuatan Pasien Jalani Pengobatan

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:15 WIB

×