Ingin Anak Bisa BAB Sendiri? Lakukan 4 Tips Berikut!

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 03 Juni 2020 | 16:32 WIB
Ingin Anak Bisa BAB Sendiri? Lakukan 4 Tips Berikut!
Ilustrasi Anak Bisa BAB Sendiri. (Shutterstock)

Suara.com - Tak hanya mengajarkan anak agar bisa mandi sendiri, Anda juga harus mengajarkannya agar bisa membersihkan dirinya sendiri setelah BAB. Tapi, bagaimana cara mengajarkannya?

Ketika anak sudah mulai menunjukkan koordinasi motorik yang baik, itu pertanda ia sudah siap untuk belajar membersihkan dirinya sendiri, termasuk cebok setelah BAB. Ini karena membersihkan bokong atau bagian belakang tubuh akan sangat sulit dilakukan jika anak belum memiliki koordinasi yang baik.

Tapi, karena anak tidak dapat melihat ke belakang untuk mengetahui apakah ia telah melakukannya dengan benar atau tidak, Anda jangan berharap hasilnya akan sesuai dengan harapan. Demikian dikatakan Dr. Roseanne Lesack, seorang psikolog berlisensi sekaligus kepala unit psikologi anak di Nova Southeastern University, seperti dikutip dari laman Fatherly.

Lalu, apa yang harus orangtua lakukan untuk melancarkan proses belajar anak untuk bisa BAB sendiri? Simak tipsnya di bawah ini, seperti dilansir dari Pop Sugar.

1. Sediakan kursi pendek di toilet

Kursi pendek berguna sebagai pijakan bagi anak saat naik atau turun dari toilet, serta sebagai tempat bertumpu kedua kakinya ketika di toilet. Dengan begitu, anak bisa nyaman saat duduk di toilet, dan bisa melakukan semua aktivitas di toilet sendiri tanpa bantuan Anda.

2. Tunjukkan teknik yang benar

Untuk pertama kali, tentu saja Anda harus menjelaskan pada anak tahap-tahaop apa saja yang perlu ia lakukan ketika selesai BAB. Dimulai dengan menyemprotkan selang toilet ke bokongnya menggunakan satu tangan, sementara tangan yang lain membersihkan.

Ajari anak cara menyeka bokong yang benar. Setelah itu, minta ia untuk menyabuni area bokong dan kembali membilasnya sampai bersih.

3. Wajib supervisi hasil akhirnya

Seperti telah disebutkan sebelumnya, Anda tentu tak bisa berharap hasilnya akan langsung sesuai harapan. Setelah anak berhasil melakukannya sendiri, Anda perlu mengecek ulang apakah hasilnya sudah bersih atau belum.

Jangan lupa, terus dorong anak untuk terus BAB mandiri agar koordinasi motoriknya semakin terlatih.

4. Bangun kesadaran anak untuk menjaga kebersihan dirinya

Menjaga kebersihan seluruh anggota badan adalah hal penting yang harus diajarkan kepada anak, karena kebersihan badan erat kaitannya dengan kesehatan tubuh. Pastikan anak mengerti pentingnya menjaga kebersihan seluruh badan, terutama area kemaluan. Dengan begitu, anak akan terobsesi untuk mampu membersihkan dirinya dengan baik setelah BAB ataupun BAK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Rumah Aja Jadi waktu Terbaik Anak Untuk Toilet Training, Ini Tipsnya!

Di Rumah Aja Jadi waktu Terbaik Anak Untuk Toilet Training, Ini Tipsnya!

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 10:30 WIB

Anak Selalu BAB Setelah Makan, Benarkah Bikin Berat Badan Sulit Naik?

Anak Selalu BAB Setelah Makan, Benarkah Bikin Berat Badan Sulit Naik?

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 18:15 WIB

4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling

4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB