Hits: Badan Kurus Tapi Perut Buncit, Pakai Masker Saat Berhubungan Seks

Vania Rossa Suara.Com
Kamis, 04 Juni 2020 | 10:11 WIB
Hits: Badan Kurus Tapi Perut Buncit, Pakai Masker Saat Berhubungan Seks
Ilustrasi perut buncit karena ada tumor di dalamnya. (Pixabay)

Suara.com - Obesitas tidak selalu ditandai dengan tubuh besar. Pada sebagian kasus, obesitas juga ditandai dengan perut buncit meski tubuh tetap kurus atau normal. Jadi, ayo cek dulu, apakah kamu termasuk orang yang bertubuh kurus namun berperut buncit?

Nah, buat kamu yang takut tertular Covid-19 dari pasangan saat berhubungan seks, sebuah studi menyarankan tiap pasangan harus menutupi mulut atau wajah pakai masker untuk menghentikan penyebaran virus corona. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!

Jangan lupa klik juga berita hits lainnya di bawah ini! 

1. Gejala Obesitas, Badan Kurus Tapi Perut Buncit Jangan Dianggap Remeh!

Perut buncit gejala obesitas. (Pixabay)
Perut buncit gejala obesitas. (Pixabay)

Obesitas tidak selalu ditandai dengan tubuh besar. Pada sebagian kasus, obesitas juga ditandai dengan perut buncit.

Meski bukan penyakit menular, obesitas sudah menjadi wabah yang terjadi di seluruh dunia. Bahkan diprediksi angka diabetes karena obesitas akan semakin meningkat 5 tahun ke depan.

Baca selengkapnya

2. Ahli Sarankan Pasangan Pakai Masker saat Berhubungan Seks di Tengah Pandemi

Ilustrasi pasangan berhubungan seks atau bercinta. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan berhubungan seks atau bercinta. (Shutterstock)

Saat berhubungan seksual, tiap pasangan harus menutupi mulut atau wajah dengan pakai masker untuk menghentikan penyebaran virus corona. Hal tersebut dinyatakan oleh sebuah studi seks baru-baru ini.

Baca Juga: Olahraga Pakai Masker, Hindari Olahraga Intensitas Berat!

"Keintiman yang terlibat dalam seks cenderung berpotensi menularkan virus corona jika pasangan Anda memilikinya," kata para ahli, dilansir dari The Sun.

Baca selengkapnya

3. Ingin Sehat dan Langsing? Pastikan Anda Sudah Tidur Pada Pukul Ini Ya!

Ilustrasi tidur (Pexels)
Ilustrasi tidur (Pexels)

Agar lebih sehat, orang harus memenuhi irama sirkadian, siklus 24 jam dalam tubuh yang bisa menginformasikan kapan tubuh harus tidur dan kapan harus bangun.

Dari irama sirkadian itu, ada loh jam tidur yang tidak boleh dilewatkan yaitu pukul 02.00 dini hari. Pada jam tersebut seseorang harus sudah tidur agar mendapatkan fase deep sleep yang sangat dibutuhkan tubuh.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI