Hari Keju, Ini 5 Manfaat Keju Segar Untuk Kesehatan

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 04 Juni 2020 | 15:49 WIB
Hari Keju, Ini 5 Manfaat Keju Segar Untuk Kesehatan
Ilustrasi manfaat keju. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi salah satu makanan tertua di dunia, keju kini merupakan makanan yang sangat populer di tengah masyarakat. Mungkin itu sebabnya didedikasikan satu hari khusus untuk memperingati Hari Keju Nasional di Amerika Serikat, yaitu setiap tanggal 4 Juni setiap tahunnya.

Dikutip dari siaran pers Greenfields, ada dua jenis keju yang biasa kita konsumsi, yakni keju segar dan keju olahan.

Di antara keduanya, keju segar yang sepenuhnya terbuat dari susu sapi segar dan tidak menggunakan pewarna, bahan pengawet, ataupun bahan kimia, bisa menjadi pilihan terbaik.

Sementara keju olahan sering kali hanya menggunakan beberapa persen keju yang ditambah dengan pewarna, perasa, dan bahan pengawet yang membuatnya tahan lebih lama.

Keju segar sebagai keju terbaik, juga dilihat dari manfaat kesehatannya. Ini dia manfaat keju segar untuk kesehatan.

1. Dapat mencegah osteoporosis

Sebagai makanan yang terbuat dari susu, keju mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang sangat umum dan dapat dicegah dengan meningkatkan konsumsi kalsium dan protein, yang dapat ditemukan di dalam keju.

2. Baik untuk kesehatan gigi

Sebuah studi membuktikan bahwa mengonsumsi keju dapat membantu mencegah gigi berlubang. Terdapat kandungan di dalam keju yang melindungi gigi dari asam penyebab gigi berlubang. Mengonsumsi keju dapat membantu memperkuat gigi dan mencegah masalah-masalah pada gigi.

3. Mengandung vitamin B12 yang tinggi

Vitamin B-12 adalah vitamin terbesar dan paling rumit yang membantu produksi sel darah merah, protein, dan DNA, serta baik untuk kesehatan mental dan kesehatan saraf. Vitamin B12 hanya dapat ditemukan pada produk hewani atau suplemen. Mengonsumsi keju dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B12 karena keju mengandung 10-39% kebutuhan vitamin B12 harian.

4. Dapat membantu menurunkan tekanan darah

Studi telah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium, seperti keju dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mencegah hipertensi. Perlu diingat bahwa selain mengonsumsi kalsium, konsumsi sodium juga harus dibatasi.

5. Dapat memperkuat sistem imun

Keju yang diperkaya dengan probiotik dapat memperkuat sistem imun tubuh dan mencegah penyakit seperti immunosenescence yang menyerang daya tahan tubuh. Terutama di tengah pandemi seperti saat ini, penting bagi kita untuk bisa tetap memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi keju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Keju, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Pembuatan Keju

Hari Keju, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Pembuatan Keju

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:44 WIB

Ketahui 7 Fakta Menarik Tentang Keju Mozzarella di Hari Keju sedunia

Ketahui 7 Fakta Menarik Tentang Keju Mozzarella di Hari Keju sedunia

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:00 WIB

5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

Health | Rabu, 24 Juli 2019 | 10:54 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB