5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju

Vania Rossa

Rabu, 24 Juli 2019 | 10:54 WIB
5 Alasan Kamu Harus Mengonsumsi Keju
Ilustrasi keju cheddar. [Shuttestock]

Suara.com - Buat kamu pecinta keju, tak perlu merasa bersalah kalau kamu sering mengonsumsinya. Meski disebut kalau keju dapat memicu kegemukan dan segala deretan penyakit membahayakan, namun penelitian telah membuktikan sebaliknya.

Terbuat dari susu, keju adalah sumber kalsium, lemak, dan protein. Keju juga mengandung vitamin A dan vitamin B12 dalam jumlah tinggi, serta mineral seng dan fosfor.

Dilansir www.healthline.com, inilah alasan kenapa keju baik dikonsumsi.

1. Menurunkan risiko penyakit jantung
Masyarakat Prancis sangat gemar makan keju. Tapi nyatanya, mereka memiliki tingkat penyakit jantung yang rendah terlepas dari kesukaan mereka terhadap keju dan makanan tinggi lemak jenuh lainnya.

Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian tahun 2016 yang menunjukkan bahwa konsumsi 200 g keju setiap hari dikaitkan dengan risiko 18 persen lebih rendah terkena penyakit jantung.

Laporan yang tertulis di British Journal of Nutrition ini menduga hal tersebut berkat mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium, serta vitamin seperti riboflavin dan B12.

2. Mencegah diabetes tipe 2
Konsumsi 175 g keju sehari dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 8 persen, demikian menurut analisis studi kohort yang tertulis dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Disebutkan, lemak jenuh rantai pendek dalam keju dikaitkan dengan turunnya risiko diabetes tipe 2. Ditambah, kalsium — yang meningkatkan sekresi insulin dan dapat mengurangi resistensi insulin — dapat menangkis penyakit ini.

3. Menurunkan tekanan darah
Sebuah studi tahun 2016 di European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan konsumsi 200 g keju sehari memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah. Lagi-lagi, hal ini berkat peran kalsium yang mengekang penyerapan lemak di dalam usus.

baca juga

4. Memperbaiki kadar kolesterol
Keju juga dapat memperbaiki kadar kolesterol dengan cara menjaga kadar kolesterol total dan LDL tetap rendah. Perubahan kadar kolesterol ini bisa jadi karena kemampuan kalsium untuk mengangkut lemak melalui usus, sehingga tubuh tidak menyerap lemak dan kalori dari makanan.

5. Meningkatkan massa otot
Konsumsi keju akan meningkatkan massa otot dan meningkatkan keseimbangan pada orang dewasa yang sehat berusia di atas 60 tahun. Hasil penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 di Clinical Interventions in Aging ini mengatakan bahwa protein susu kasein dan whey diduga penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fantastis, Keju dari Susu Keledai di Serbia Harganya Sampai Puluhan Juta!

Fantastis, Keju dari Susu Keledai di Serbia Harganya Sampai Puluhan Juta!

Lifestyle | Selasa, 02 Juli 2019 | 15:57 WIB

Terbuat dari Keju, Patung Carrie Underwood Ini Sukses Pukau Warganet

Terbuat dari Keju, Patung Carrie Underwood Ini Sukses Pukau Warganet

Entertainment | Senin, 24 Juni 2019 | 07:05 WIB

Dihargai Ratusan Juta, Apa Istimewanya Keju Termahal di Dunia?

Dihargai Ratusan Juta, Apa Istimewanya Keju Termahal di Dunia?

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2019 | 15:32 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×