Pandemi Covid-19 Bikin Risiko Sindrom Metabolik Meningkat, Solusinya?

Risna Halidi

Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:38 WIB
Pandemi Covid-19 Bikin Risiko Sindrom Metabolik Meningkat, Solusinya?
Sindrom metabolik bisa menyebabkan masalah kesehatan serius. (Shutterstock)

Suara.com - Selain masalah pandemi Covid-19, Indonesia juga menghadapi masalah baru yaitu potensi masalah kesehatan metabolik atau sindrom metabolik yang meningkat.

Hal tersebut diutarakan oleh Dr. Roy Panusunan Sibarani Sp.PD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Endokrin Metabolik sekaligus Ketua Komite Medis/Team Covid-19 di RS Murni Teguh Sudirman Jakarta baru-baru ini.

Sindrom metabolik sendiri merrupakan sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko seseoang untuk mendirita penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Roy mengatakan, pandemi Covid-19 telah membuat terjadinya perubahan pola hidup baik secara fisik, psikis, atau kehidupan sosial selama bekerja dari rumah (WFH). Semua hal itu akan memengaruhi kesehatan termasuk kesehatan metabolik.

"Hanya berfokus pada Covid-19 justru membuat orang jadi tidak awas terhadap penyakit metabolik. Padahal, penyakit metabolik itu adalah penyakit degeneratif. Di mana makin tua kita, maka makin banyak kemungkinannya untuk kena penyakit diabetes, darah tinggi, dan gangguan kolesterol," katanya seperti yang Suara.com kutip dari siaran tertulis Asthin Force, Jumat (5/6/2020).

Menurut Roy, perlu adanya data apakah kasus penyakit metabolik bertambah selama penetapan aturan PSBB.

Misalnya, orang yang tadinya tidak mengidap diabetes menjadi diabetes atau dari yang tadinya diabetes ringan menjadi diabetes berat.

Ini semua perlu dilakukan karena pada saat di rumah aja, banyak masyarakat yang merasa takut untuk membeli obat, hingga tidak melakukan konsultasi ke dokter.

Lalu bagaimana xara mencegah timbulnya penyakit metabolik?

baca juga

Kata Roy, jika sebelum pandemi Covid-19 seseorang sudah terbiasa menerapkan pola hidup sehat seperti olahraga rutin hingga makanan sehat serta bergizi, maka Ia seharusnya bisa menerapkan hal sama meski di rumah ajam

"Termasuk mereka yang biasa olahraga di gym, bisa mengganti olahraga dengan cara lain selama di rumah karena mempunyai waktu untuk diri sendiri," tambah Roy.

Sebaliknya, untuk mereka yang belum menerapkan pola hidup sehat, maka masa pandemi seperti sekarang ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pola hidup yang baik.

"Dengan cara memperbaiki pola hidup, diantaranya dengan berolahraga teratur, tidur cukup, minum air putih cukup, makan makanan bergizi dan suplemen yang baik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepatuhan: Kunci Sukses Menuju New Normal

Kepatuhan: Kunci Sukses Menuju New Normal

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:50 WIB

Mulai Masuk Kantor? Begini Cara Aman Lindungi Diri saat Pandemi Covid-19

Mulai Masuk Kantor? Begini Cara Aman Lindungi Diri saat Pandemi Covid-19

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:19 WIB

Hati-hati, 5 Makanan Ini Bisa Ganggu Kekebalan Tubuh

Hati-hati, 5 Makanan Ini Bisa Ganggu Kekebalan Tubuh

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 11:49 WIB

Terkini

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

×