Ketua PB IDI: Kurva Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Tapi...

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 09 Juni 2020 | 07:01 WIB
Ketua PB IDI: Kurva Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Tapi...
Update Corona Covid-19 di Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia mencoba masuk ke tatanan hidup baru alias new normal, meski menurut praktisi dan pakar kesehatan kurva kasus Covid-19 masih terus meningkat.

Ya, kurva kasus Covid-19 di Indonesia memang belum menunjukkan tanda melandai. Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Daeng M Faqih.

"Kalau secara data nasional itu kita masih meningkat, kayaknya mendekati puncak, secara nasional," ujar dr. Daeng saat berdiskusi di channel youtube Aagym Official, Senin (8/6/2020).

Meski begitu, dr. Daeng juga menyoroti kasus Covid-19 di beberapa daerah. Melihat data, ia mengamati terjadinya penurunan kasus yang cukup signifikan di beberapa daerah. Ini jadi salah satu hasil yang patut diapresiasi, yaitu penurunan kasus per daerah.

"Tapi kalau bicara daerah, ini sudah ada daerah-daerah yang menurun, seperti Jawa Barat itu sudah menurun, meskipun pertambahannya masih ada, belum mencapai yang kita inginkan dibawah 1 persen. Jakarta juga begitu, lagi menurun. Kita juga berharap 1 sampai 2 minggu ke depan bisa di bawah 1 persen," harapnya.

Meskipun diakuinya masih ada daerah ditemukan yang cukup meningkat dan menjadi perhatian pemerintah, seperti misalnya Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan masih mengalami peningkatan kasus.

"Di beberapa daerah ini, yang jadi fokus supaya ikut kurvanya ikut menurun seperti daerah-daerah Jakarta, Jawa Barat, atau Banten yang awal-awalnya sangat meningkat," imbuhnya.

Sementara itu, Indonesia juga semakin memperbanyak pengetesan dengan target pemeriksaan spesimen 20.000 per hari. Ini dilakukan dengan tujuan memberikan gambaran nyata kasus yang ada di masyarakat agar sesuai data, dan bisa segera ditangani.

"Kalau kasus yang ditemukan sedikit karena tesnya sedikit, itu datanya kurang valid, jadi tidak menggambarkan kasus yang sebenarnya terjadi. Tapi kalau kasusnya seidkit dengan tesnya yang cukup banyak, itu datanya sudah valid," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Indonesia Peringkat ke-2 Kasus Covid-19 Terbanyak di Asia Tenggara

Duh, Indonesia Peringkat ke-2 Kasus Covid-19 Terbanyak di Asia Tenggara

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 10:15 WIB

Bumil & Busui Positif Corona Ingin Minum Obat,, Baca Dulu Panduan BPOM Ini

Bumil & Busui Positif Corona Ingin Minum Obat,, Baca Dulu Panduan BPOM Ini

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 12:08 WIB

Kalahkan China dan Iran, Tingkat Kematian Indonesia Tertinggi Se-Asia

Kalahkan China dan Iran, Tingkat Kematian Indonesia Tertinggi Se-Asia

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 09:57 WIB

Terkini

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Apakah Sabun Bayi Bisa untuk Cuci Muka Orang Dewasa?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:29 WIB

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Cileungsi-Jonggol, Sopir Kabur

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 21:26 WIB

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

PDIP Jajaki Dukungan DPR untuk Goyang Posisi Gibran! Hasto Singgung Tiga 'Dosa' Ini

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:18 WIB

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

Hasto PDIP Dorong DPR Singkirkan Wapres Gibran

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:17 WIB

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Cinta Laura Ingatkan Anak Muda Tak Takut Gagal Saat Bangun Bisnis, Ini Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 21:16 WIB

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:07 WIB

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 21:02 WIB

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 20:59 WIB

×