Awas Penyakit Mematikan Siap Mengintai Usai Pandemi Covid-19, Apa Itu?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 11 Juni 2020 | 12:10 WIB
Awas Penyakit Mematikan Siap Mengintai Usai Pandemi Covid-19, Apa Itu?
Ilustrasi: Legionnaires (Shutterstock)

Suara.com - Covid-19 memaksa banyak negara untuk menutup kantor, sekolah, pusat kebugaran dan bangunan lain karena risiko infeksi yang tinggi.

Tetapi ketika beberapa bagian dunia bersiap untuk membuka kembali, seorang ahli kesehatan memperingatkan bahwa lockdown selama berbulan-bulan berpotensi memungkinkan penyakit mematikan lainnya menyerang banyak daerah.

Bangunan yang sebelumnya ditinggalkan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya penyakit Legionnaires. Demikian seperti dilansir dari Medical Daily.

Ilustrasi: Legionnaires (Shutterstock)
Ilustrasi: Legionnaires (Shutterstock)

Penyakit pernapasan menyebabkan pneumonia berat dan dapat mematikan tanpa perawatan segera.

Legionnaires juga memiliki gejala yang sama dengan Covid-19. Kedua kondisi tersebut menyebabkan demam, batuk kering, sesak napas dan nyeri otot.

Namun, orang tidak dapat tertular penyakit Legionnaires dari orang yang terinfeksi.

Ia mempengaruhi orang-orang melalui tetesan air inhalasi atau kabut yang membawa bakteri Legionella pneumophila.

"Legionnaires 'tidak menyebar dari orang ke orang tetapi menyebabkan wabah komunitas besar melalui tetesan air udara yang terkontaminasi dari sumber termasuk pancuran, keran, menara pendingin, sistem pendingin udara, kolam spa, kolam air panas dan air mancur," menurut Anne Clayson, associate professor di bidang kesehatan dan kesehatan kerja di University of Manchester.

L. pneumophila umumnya hidup di lingkungan yang hangat dan memakan lumpur dan endapan pipa. Lama tidak aktif dalam bangunan memungkinkan bakteri berkembang biak dan akhirnya mencemari sistem air.

baca juga

Clayson mengatakan lockdown karena pandemi Covid-19 sangat meningkatkan risiko wabah Legionnaire.

Rencana untuk membuka kembali negara dan bisnis selama musim panas juga menambah masalah karena L. pneumophila lebih aktif dalam suhu hangat.

"Semua sistem air berisiko terhadap kontaminasi yang dapat diperkirakan dan dapat dicegah ini, tetapi bangunan yang tidak aktif dan dinonaktifkan terutama berisiko," kata Clayson.

Ia memaparkan, hal itu terjadi karena penggunaan bangunan dan peralatan yang terputus-putus dan gangguan pembersihan meningkatkan kemungkinan terjadinya genangan air, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan wabah Legionella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Sebabkan Penggumpalan Darah Mematikan? Ini Kata Ketua IDI

Covid-19 Sebabkan Penggumpalan Darah Mematikan? Ini Kata Ketua IDI

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 17:48 WIB

Flu Burung Apokaliptik, Virus yang Lebih Buruk dan Mematikan dari Covid-19

Flu Burung Apokaliptik, Virus yang Lebih Buruk dan Mematikan dari Covid-19

Health | Minggu, 31 Mei 2020 | 12:46 WIB

Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Berasal dari China

Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Berasal dari China

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 15:17 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×