WHO: Orang Tanpa Gejala Tidak Mendorong Naiknya Penyebaran Virus Corona

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Selasa, 09 Juni 2020 | 10:25 WIB
WHO: Orang Tanpa Gejala Tidak Mendorong Naiknya Penyebaran Virus Corona
Ilustrasi perempuan terinfeksi virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar ahli berpikir bahwa kemungkinan orang tanpa gejala merupakan salah satu faktor meningkatnya kasus virus corona.

"Penularan tanpa gejala dan simptomatik ringan merupakan faktor utama penularan Covid-19. Mereka akan menjadi pendorong penyebaran di masyarakat," kata Dr. William Schaffner, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Vanderbilt dan penasihat lama untuk CDC, pada Maret tahun ini.

Pada Senin (8/6/2020), pernyataan ini dibantah oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka mengatakan pasien tanpa gejala atau asimptomatik tidak mendorong penyebaran virus.

Pejabat WHO pun menimbulkan keraguan pada sebagian besar peneliti yang berpikir penyakit ini kemungkinan sulit ditahan karena adanya infeksi tanpa gejala.

Bukti paling awal dari wabah ini adalah virus dapat menyebar dari orang ke orang, bahkan pada pasien asimptomatik. Tetapi pejabat WHO megatakan, sementara penyebaran tanpa gejala dapat terjadi, ini bukan cara utama penyebarannya.

Lewat Batuk Hingga Makanan Tercemar, Begini Cara Virus Corona Menular. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan asimtomatik (Shutterstock)

"Dari data yang kami miliki, tampaknya masih jarang orang yang asimptomatik benar-benar menularkan ke individu sekunder. Ini sangat langka," kata Dr Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, dikutip CNBC.

ia juga mengimbau kepada para pemerintah untuk mendeteksi dan mengisolasi prang yang terinfeksi virus corona dengan gejala. Pemerintah juga harus melacak riwayat kontak pasien.

Menurutnya, dibutuhkan lebih banyak penelitian dan ata untuk menjawab pertanyaan apakah virus corona dapat menyebar secara luas melalui pembawa tanpa gejala.

"Kami memiliki sejumlah laporan dari negara-negara yang melakukan pelacakan kontal yang sangat rinci. Mereka mengikuti kasus tanpa gejala. Mereka mengikuti kontak. Dan mereka menemukan transmisi sekunder. Sangat jarang," sambungnya.

baca juga

Dr Van Kerkhove mengatakan fokusnya saat ini adalah pada penderita simtomatik atau dengan gejala.

"Yang benar-benar ingin kami fokuskan adalah mengikuti kasus simptomatik. Jika kita benar-benar mengikuti semua kasus simptomatik, mengisolasi kasus-kasus itu, mengikuti kontak dan mengkarantina kontak tersebut, kita secara drastis dapat mengurangi kasusnya," tandasya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Orang Tanpa Gejala Hanya Menularkan Covid-19 dalam 8 Hari

Studi: Orang Tanpa Gejala Hanya Menularkan Covid-19 dalam 8 Hari

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:02 WIB

Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan

Lakukan Tes Besar-besaran, 300 Orang Tanpa Gejala Ditemukan di Wuhan

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 10:24 WIB

Studi: Jumlah Orang Terinfeksi Covid-19 Tanpa Gejala Mungkin Lebih Besar

Studi: Jumlah Orang Terinfeksi Covid-19 Tanpa Gejala Mungkin Lebih Besar

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 21:16 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Foto | Senin, 21 September 2026 | 06:00 WIB

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

×