Main di Luar, Ini Ide Permainan Outdoor untuk Anak 1 Tahun

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 18:26 WIB
Main di Luar, Ini Ide Permainan Outdoor untuk Anak 1 Tahun
Ilustrasi anak main di luar (Pixabay/qimono)

Suara.com - Selama berbulan-bulan, Anda dan keluarga mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah gegara pandemi Covid-19. Dan kini, saat PSBB mulai dilonggarkan, Anda tentu ingin mengajak anak bermain di luar, agar ia tak bosan terus-menerus di rumah.

Anak 1 tahun sudah bisa Anda ajak bermain keluar.  Menurut Robert Myers, Ph.D., seorang psikolog anak dan remaja, pendiri Lembaga Pengembangan Anak, dan asisten profesor klinis psikiatri dan perilaku manusia di University of California, Irvine School of Medicine, bermain di luar sangat penting untuk mendorong perkembangan anak, dan agar mereka belajar dari interaksi dengan lingkungan di sekitarnya.

Mengingat playground dan area permainan umum lainnya masih ditutup terkait pandemi Covid-19, Anda harus memutar otak guna mencari ide permainan outdoor yang menyenangkan untuk anak. Tak perlu merancang permainan yang spesial. "Kegiatan sederhana juga bisa dilakukan dan memberi dampak yang baik," kata Roni Cohen Leiderman, Ph.D., dekan Mailman Segal Center for Human Development di Nova Southeastern University, dan salah satu penulis Let's Play and Learn Together.

Nah, buat Anda yang ingin mengajak anak 1 tahun bermain di luar, ini ide permainan outdoor yang bisa dipilih, seperti dilansir dari Parents.

1. Piknik di halaman

Anda cukup memindahkan kursi makan dan beberapa tempat makan ke halaman yang telah dialasi tikar. Ajak anggota keluarga makan bersama di luar sambil merasakan semilir angin, melihat burung atau kupu-kupu yang terbang melintas, serta merasakan daun kering yang jatuh dari pohon. Semua stimulasi ini akan memperkaya inderanya.

2. Memungut daun kering

Daun kering bisa mengajarkan banyak hal pada anak. Jangan salah, di mata anak, daun kering adalah sebuah keajaiban, di mana ia akan akan takjub dengan bunyi 'kretek' ketika daun itu diremas, dan melihatnya hancur dalam genggamannya. Hal ini secara tak langsung mengajarkan pada si kecil tentang siklus hidup.

3. Jalan-jalan keliling taman

Jalan-jalan keliling taman di dekat rumah juga bisa jadi pengalaman yang mengasyikkan. Anak akan melihat banyak pemandangan sepanjang perjalanan, misalnya kucing di pinggir jalanan, atau kendaraan sesekali yang lewat. Tunjuk semua benda yang dilewati, dan sebutkan namanya. Ini akan membantu memperkaya kosakata anak.

4. Menyiram rumput

Mengajak anak bermain air sambil melakukan sesuatu yang berguna? Ajak ia menyiram rumput di halaman. Sesekali cipratkan air padanya sampai ia terbiasa dan menikmatinya. Menyenangkan, sekaligus mempererat bonding anak dan orangtua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Bermain di Luar Menyebabkan Banyak Balita Obesitas

Kurang Bermain di Luar Menyebabkan Banyak Balita Obesitas

Health | Selasa, 22 Oktober 2019 | 12:02 WIB

Malas Main di Luar Bisa Bikin Anak Rabun Jauh

Malas Main di Luar Bisa Bikin Anak Rabun Jauh

Health | Kamis, 22 November 2018 | 15:14 WIB

Sering Ajak Anak Main di Luar, Ini Manfaat yang Didapat

Sering Ajak Anak Main di Luar, Ini Manfaat yang Didapat

Health | Kamis, 02 Agustus 2018 | 12:48 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB