Peneliti: Lama Waktu Cairan Bersin Mengering Pengaruhi Penyebaran Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 10 Juni 2020 | 19:58 WIB
Peneliti: Lama Waktu Cairan Bersin Mengering Pengaruhi Penyebaran Covid-19
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa menular melalui droplet (tetesan cairan) pernapasan tubuh ketika bersin dan batuk. Tapi, lamanya tetesan cairan pernapasan itu mengering di suatu tempat juga bisa menjadi sumber penyebaran virus.

Wilayah dengan suhu lebih tinggi dan kelembapan lebih rendah mungkin memiliki penyebaran infeksi virus corona Covid-19 lebih rendah. Karena, tetesan cairan tubuh akan lebih cepat mengering di wilayah tersebut.

Temuan itu diperoleh dua profesor dari IIT Bombay, Rajneesh Bhardwaj dan Amit Agrawal, yang mengatakan tetesan cairan pernapasan tubuh ketika batuk perlu dikeringkan.

"Kemungkinan kelangsungan hidup virus itu meningkat sekitar 5 kali lipat dalam kondisi lembap dibandingkan dengan kondisi kering," kata Bhardwaj dikutip dari Times of India.

Jika Mumbai memasuki musim dingin dengan tingkat kelembapan lebih tinggi dari 80 persen, Agrawal khawatir kondisi itu akan menyebabkan lonjakan infeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

"Di Mumbai dan kota-kota di Kerala, kelembaban menjadi salah satu faktor utama yang menentukan infeksi virus," kata Agrawal.

Meski begitu, beberapa dokter tidak yakin kalau tingkat kelembapan tinggi dan musim hujan memengaruhi tingkat infeksi virus corona Covid-19.

Sebelumnya, Seorang ahli kesehatan mengatakan bahwa suhu atau temperatur panas dan sinar matahari, dapat membantu memperlambat penyebaran Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan pada pengarahan gugus tugas virus Corona Gedung Putih pada Kamis (23/4/2020).

baca juga

William Bryan dari Direktorat Sains dan Teknologi di Departemen Keamanan Dalam Negeri mencatat bahwa suhu panas, kelembapan, sinar Matahari, dan sinar UV mungkin menjadi kelemahan dalam rantai virus tersebut.

"Pengamatan kami yang paling mencolok hingga saat ini adalah efek kuat yang dimiliki cahaya matahari untuk membunuh virus, baik permukaan maupun udara. Kami telah melihat efek yang serupa dengan suhu panas dan kelembaban juga, di mana peningkatan suhu dan kelembapan atau keduanya umumnya kurang menguntungkan terhadap virus," tambah Bryan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Tenaga Kerja Lansia Batasi Kontak Sosial, Jepang Buat Robot Ugo

Bantu Tenaga Kerja Lansia Batasi Kontak Sosial, Jepang Buat Robot Ugo

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 19:15 WIB

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis

Pasien Covid-19 yang Sudah Sembuh Tetap Butuh Dukungan Sosial dan Medis

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:39 WIB

Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 di Mumbai Capai 51 Ribu

Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 di Mumbai Capai 51 Ribu

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 18:13 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×