Studi Sebut Kematian Covid-19 di AS akan Meningkat Drastis Oktober!

Silfa Humairah Utami | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:30 WIB
Studi Sebut Kematian Covid-19 di AS akan Meningkat Drastis Oktober!
Ilustrasi lockdown di Amerika Serikat. [Frederic J. BROWN / AFP]

Suara.com - Sebuah pemodelan di Universitas Washington sebut bahwa Amerika Serikat akan mengalami kenaikan drastis angka kematian akibat Covid-19.

Dilansir dari CNN, sebuah metode pemodelan berpengaruh yang dikutip oleh Gedung Putih mengeluarkan prediksi mengerikan tersebut. Mereka menyatakan, bahwa jumlah korban tewas di AS bisa mencapai 169.890 pada 1 Oktober. Sementara kisaran kemungkinan bisa mulai dari 133.000 hingga 290.000 kematian.

"Kematian harian diperkirakan akan menurun hingga Juni dan Juli, kemudian tetap relatif stabil hingga Agustus sebelum naik tajam pada September," catat pemodelan tersebut memperkirakan.

"Jika AS tidak dapat memeriksa pertumbuhan pada bulan September, kita bisa menghadapi tren yang memburuk pada bulan Oktober, November dan bulan-bulan berikutnya jika pandemi juga terjadi di musim pneumonia," kata Dr. Christopher Murray, direktur Institut untuk Metrik dan Evaluasi Kesehatan di Fakultas Kedokteran Universitas Washington.

"Kami percaya penyakit musiman akan menjadi pendorong gelombang kedua yang sangat besar," kata Murray pada Kamis (11/6/2020).

Sementara per Kamis (11/6/2020), virus corona telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang dan menewaskan 115 ribu jiwa di seluruh AS, beberapa negara telah melonggarkan pembatasan wilayah dan kegiatan ekonomi.

Warga AS berjemur di pantai di Domino Park di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Sabtu (16/5/2020). (REUTERS/Eduardo Munoz/foc/cfo)
Warga AS berjemur di pantai di Domino Park di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Sabtu (16/5/2020). (REUTERS/Eduardo Munoz/foc/cfo)

Tanpa vaksin saat lebih banyak orang berkumpul, seorang pakar kesehatan meramalkan bahwa 100.000 orang tambahan di Amerika Serikat akan tewas karena virus corona pada bulan September.

Prediksi dari Dr. Ashish Jha, direktur Harvard Global Health Institute akan membuat angka kematian AS melebihi 200.000, lebih tinggi dari perkiraan model Universitas Washington saat itu.

"Dan kita tidak akan selesai," kata Jha kepada CNN.

"Tapi saya berharap kita bisa melakukan tindakan bersama dan setidaknya mengembalikan beberapa hal yang menjauhkan kita dari sosial," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Penjualan Hewan Kurban di Masa Pendemi Virus Corona

Aturan Penjualan Hewan Kurban di Masa Pendemi Virus Corona

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 11:24 WIB

Adakan Pesta Rayakan Berakhirnya Lockdown, 180 Orang Positif COVID-19

Adakan Pesta Rayakan Berakhirnya Lockdown, 180 Orang Positif COVID-19

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2020 | 11:17 WIB

Musala Stasiun MRT Jakarta Jadi Ruang Isolasi Virus Corona

Musala Stasiun MRT Jakarta Jadi Ruang Isolasi Virus Corona

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 11:06 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB