Ilmuwan Prediksi Covid-19 AS Tak Melambat Sebelum 200 Juta Orang Terinfeksi

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 15 Juni 2020 | 17:51 WIB
Ilmuwan Prediksi Covid-19 AS Tak Melambat Sebelum 200 Juta Orang Terinfeksi
Ilustrasi lockdown di Amerika Serikat. [Frederic J. BROWN / AFP]

Suara.com - Pakar penyakit menular mengatakan virus corona tidak akan melambat sampai 60 hingga 70 persen populasi di AS terinfeksi. AS telah menelan lebih dari dua juta kasus terinfeksi, sekitar 5 persen dari seluruh populasi.

Dilansir dari Insider, Michael Osterholm direktur Pusat Penelitian dan Pencegahan Penyakit Menular mengatakan pada Minggu (14/6/2020), bahwa AS berada dalam saat yang tidak pasti.

"Kita harus rendah hati dan mengatakan kita berada dalam momen yang tidak pasti," kata Osterholm pada Fox News Sunday.

Tanggapannya tersebut terkait dengan dilonggarkannya pembatasan yang berisiko menaikkan jumlah kasus. Sebab orang Amerika mulai berbondong-bondong menikmati cuaca hangat dan melakukan protes ke jalan-jalan di kota-kota di seluruh negeri.

AS mencapai tonggak suram dua minggu hingga Juni karena lebih dari 2 juta orang terinfeksi dan 115.000 meninggal akibat virus corona. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memprediksikan pada 12 Juni bahwa jumlah korban Covid-19 AS dapat meningkat menjadi 130.000 pada 4 Juli.

"Sekitar 5 persen dari populasi AS telah terinfeksi, virus ini tidak akan beristirahat sampai mencapai sekitar 60 persen atau 70 persen," kata Osterholm.

Seorang perempuan bermasker melintasi poster tulisan terkait pandemi virus corona yang tertempel di sebuah restoran di San Francisco, California, 1 April 2020. (Foto: AFP/Josh Edelson)
Seorang perempuan bermasker melintasi poster tulisan terkait pandemi virus corona yang tertempel di sebuah restoran di San Francisco, California, 1 April 2020. (Foto: AFP/Josh Edelson)

Data populasi tahun 2019, jumlah warga AS kurang lebih sekitar 328.2 juta jiwa. Jika 70 persen populasi terinfeksi virus corona, maka sekitar ada sekitar 200 juta kasus yang mengancam. 

"Kita akan melihat banyak kasus tambahan," tambahnya.

Pakar itu mengatakan bahwa peningkatan tersebut tidak hanya dapat dikaitkan dengan semakin banyaknya pengujian yang tersedia. Ia juga menambahkan, bahwa terlalu dini untuk mengatakan protes menjadi sumber infeksi baru.

baca juga

"Kekhawatiran terbesar saya adalah jika kasus-kasus mulai menghilang di seluruh negeri, mengarah pada gelombang kedua virus," kata Osterholm.

Anthony Fauci baru-baru ini mengecilkan kekhawatiran bahwa peningkatan baru-baru ini dalam kasus corona baru di AS bukanlah lonjakan kedua infeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Aturan Ganjil Genap, Pedagang Pasar: Itu Memicu Penumpukan Warga

Ada Aturan Ganjil Genap, Pedagang Pasar: Itu Memicu Penumpukan Warga

Bisnis | Senin, 15 Juni 2020 | 17:06 WIB

Keren, Sudah 3 Minggu Tidak Ada Transmisi Lokal Virus Corona di Thailand!

Keren, Sudah 3 Minggu Tidak Ada Transmisi Lokal Virus Corona di Thailand!

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 16:36 WIB

Update Corona 15 Juni: Pasien Positif 39.294, Sembuh 592, Meninggal 64

Update Corona 15 Juni: Pasien Positif 39.294, Sembuh 592, Meninggal 64

News | Senin, 15 Juni 2020 | 16:27 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×