Studi: Kesepian dapat Sebabkan Depresi yang Berujung Pemikiran Bunuh Diri!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 19:45 WIB
Studi: Kesepian dapat Sebabkan Depresi yang Berujung Pemikiran Bunuh Diri!
Kesepian (Shutterstock)

Suara.com - Perasaan kesepian sepanjang waktu dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan psikologis. Bahkan, sebuah penelitian baru dari Universitas Sheffield Hallam, orang-orang kesepian kronis dan terisolasi berada pada risiko tinggi menderita depresi.

Menurut peneliti Inggris tersebut, kesepian bukan hanya dalam keadaan sendiri, tetapi itu adalah perasaan kurang berhubungan dengan orang lain.

Perasaan kesepian ini dapat memicu siklus menyalahkan diri sendiri, harga diri rendah dan disforia yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi depresi sebagai gangguan mental yang umum. Lebih dari 264 juta orang dipengaruhi oleh masalah kesehatan mental ini

Jika tidak ditangani dengan tepat, depresi dapat menjadi kondisi kesehatan yang serius dan sangat memengaruhi aktivitas harian.

Ilustrasi lelaki sedang menyendiri. (sumber: Visualphotos)
Ilustrasi lelaki  kesepian (sumber: Visualphotos)

Paling buruk, WHO mengatakan, depresi dapat menyebabkan bunuh diri, yang merupakan penyebab kematian nomor dua pada usia 15 hingga 29 tahun.

“Anda tidak harus menjadi dokter untuk mengenali hubungan antara kesepian dan bunuh diri,” tulis Dr. Jeremy Noble dalam sebuah artikel yang ditulis untuk American Foundation for Suicide Prevent.

Ketika perasaan kesepian semakin meningkat, begitu juga pemikiran bunuh diri dan upaya bunuh diri, kata para ahli.

Jika Anda sering mengalami pikiran untuk bunuh diri, cobalah kiat yang dilansir The Health Site ini untuk menjauhkan pikiran negatif tersebut:

- Mencari bantuan profesional

Jika depresi adalah penyebab pikiran bunuh diri Anda, psikiater mungkin akan memberi perawatan untuk depresi yang seringnya melibatkan penggunaan psikoterapi, obat-obatan, atau kombinasi keduanya.

- Hubungi saluran bantuan pencegahan bunuh diri

Ada beberapa organisasi di Indonesia yang dapat membantu masalah ini. Umumnya, mereka memiliki layanan saluran bantuan gratis khusus di mana sukarelawan terlatih secara profesional ditugaskan untuk menjawab panggilan.

- Pecahkan masalah

Jika depresi Anda terkait dengan suatu situasi dalam hidup, alih-alih lari darinya, hadapi masalah itu dan cobalah untuk menyelesaikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Hilangnya Kontak Fisik saat Pandemi Covid-19 Bikin Orang Kesepian!

Survei: Hilangnya Kontak Fisik saat Pandemi Covid-19 Bikin Orang Kesepian!

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 19:47 WIB

Individualisme Tinggi Bikin Anak Muda Cenderung Kesepian, Memang Iya?

Individualisme Tinggi Bikin Anak Muda Cenderung Kesepian, Memang Iya?

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2020 | 17:29 WIB

Kesepian Karena Nggak Mudik, Bisa Picu Gangguan Jiwa?

Kesepian Karena Nggak Mudik, Bisa Picu Gangguan Jiwa?

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:08 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB