Cenderung Bahaya, Klaim Produk Pembersih Vagina Hanya Konstruksi Kecantikan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 15 Juni 2020 | 22:02 WIB
Cenderung Bahaya, Klaim Produk Pembersih Vagina Hanya Konstruksi Kecantikan
Ilustrasi kewanitaan

Suara.com - Sama seperti konstruksi kecantikan, vagina ideal juga dikonstruksi untuk bersih dan bau wangi tanpa keputihan. Tak heran berbagai produk pembersih dan pewangi vagina mulai berseliweran di pasaran. 

Padahal, pembersihan vagina dalam kesehatan tidak begitu disarankan. Hal tersbeut dinyatakan oleh Deborah Bateson, Profesor Clinical Associate bidang Obstetrics, Gynaecology dan Neonatology, Universitas Sydney melalui The Conversation. 

"Penting untuk memahami mengapa membersihkan vagina tidaklah disarankan," tulis Bateson.

Saran untuk tidak membersihkan vagina disebut karena vagina bisa membersihkan diri sendiri. Sementara itu, keputihan ternyata juga berperan pada kesehatan kewanitaan. 

"Keputihan yang sehat berasal dari cairan dari dinding vagina, mukus dari serviks serta lactobacilli, dan karena lingkungan vagina terpengaruh secara hormonal, jangan heran dengan perbedaan volume keputihan sepanjang bulan, ini benar-benar normal," catat Bateson.

"Selain memberikan lingkungan yang protektif, keputihan menyediakan lubrikasi alami dengan sekitar 1 sampai 4 ml cairan diproduksi tiap 24 jam," tambahnya.

Menurutnya, keputihan yang sehat memiliki ciri khas aroma, terkadang aromanya lebih menyengat tapi itu normal karena keringat di permukaan. Sehingga, meski pembersihan dalam vagina tidak disarankan, namun menjaga kebersihan permukaan luar tetap diperlukan. 

Pembersihan vagina yang ada di pasaran nyatanya bisa memengaruhi lingkungan vagina itu sendiri. 

"Cairan pembersih buatan sendiri biasanya mengandung air dan cuka, dan produk komersil mengandung antiseptik dan wewangian yang bisa mengurangi lactobacilli serta mengurangi efek protektif keputihan," tulisnya.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

Sementara metode pembersihan dengan penguapan atau ratus vagina juga cenderung lebih berbahaya. 

baca juga

"Terlepas dari risiko terbakar dan melepuh, ada banyak alasan untuk tidak melakukan penguapan vagina. Tidak hanya uap memiliki efek mengeringkan pada vagina, tapi juga bisa mengganggu mikrobioma vagina dan mengurangi pelindung alami tubuh melawan infeksi," tulis Bateson.

Ia juga menegaskan, metode penguapan ini tidak berefek pada rahim perempuan. Tidak ada manfaat dari pengobatan pada metode ratus terhadap kadar hormon perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 22:05 WIB

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:41 WIB

Waspada Infeksi Vagina Saat Hamil, Bisa Membahayakan Janin

Waspada Infeksi Vagina Saat Hamil, Bisa Membahayakan Janin

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:17 WIB

Terkini

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×