Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 16 Juni 2020 | 21:44 WIB
Kenali Macam-macam Jenis Obat Darah Tinggi yang Umum Digunakan
Ilustrasi obat darah tinggi [shutterstock]

Suara.com - Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Mengobati tekanan darah tinggi sejak dini itu penting dalam mencegah komplikasinya.

Lusinan obat dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi. Obat ini disebut antihipertensi. Mereka terbagi menjadi banyak kategori, masing-masing bekerja secara berbeda dan menyebabkan efek samping yang berbeda pula.

Dari banyaknya jenis obat darah tinggi, berikut beberapa di antaranya, dilansir Health Line:

Diuretik

Diuretik adalah beberapa obat darah tinggi yang paling umum digunakan.

Obat ini membantu ginjal menyingkirkan kelebihan air dan natrium, atau garam. Ini mengurangi volume darah yang perlu melewati pembuluh darah, yang menurunkan tekanan darah Anda.

Ada tiga jenis utama diuretik: tiazid, hemat kalium, dan loop diuretik. Diuretik tiazid umumnya memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada yang lain.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Beta blocker atau penghambat beta

Penghambat beta bekerja dengan mengahalangi aksi kimia dalam tubuh yang merangsang jantung. Ini memungkinkan jantung berdetak dengan kecepatan dan kekuatan yang lebih sedikit.

Jantung akan memompa lebih sedikit darah melalui pembuluh darah dengan setiap denyutnya, sehingga tekanan darah berkurang.

Angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor

ACE inhibitor menjaga tubuh dari membuat hormon yang disebut angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Obat-obatan ini menurunkan tekanan darah dengan membantu pembuluh darah sempit melebar untuk membiarkan lebih banyak darah masuk.

Angiotensin II receptor blockers (ARB)

Kelas obat darah tinggi ini juga melindungi pembuluh darah dari angiotensin II. Untuk mengencangkan pembuluh darah, angiotensin II harus mengikat dengan situs reseptor. ARB mencegah hal itu terjadi. Akibatnya, tekanan darah diturunkan.

Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah (Shutterstock)

Penghambat alfa atau alpha blocker

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Seledri Bisa Menjadi Salah Satu Penurun Tekanan Darah Tinggi

Penelitian: Seledri Bisa Menjadi Salah Satu Penurun Tekanan Darah Tinggi

Health | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:38 WIB

Putih Telur Bisa Kontrol Tekanan Darah Tinggi, Ini Temuan Peneliti

Putih Telur Bisa Kontrol Tekanan Darah Tinggi, Ini Temuan Peneliti

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:52 WIB

Ingin Turunkan Tekanan Darah? Cobalah Konsumsi Makanan Sejuta Umat Ini

Ingin Turunkan Tekanan Darah? Cobalah Konsumsi Makanan Sejuta Umat Ini

Health | Senin, 08 Juni 2020 | 08:25 WIB

Terkini

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB