Kadar Gula Mirip Soda, Ahli Tegaskan Jus Jeruk Kemasan Tidak Sehat!

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 22 Juni 2020 | 15:11 WIB
Kadar Gula Mirip Soda, Ahli Tegaskan Jus Jeruk Kemasan Tidak Sehat!
Ilustrasi jus jeruk

Suara.com - Banyak orang berpikir, bahwa setiap jus buah pasti menyehatkan termasuk jus jeruk dalam kemasan. Tetapi ahli menyebut, bahwa jus jeruk kemasan sama sekali bukan termasuk minuman sehat seperti yang diiklankan.

"Jus jeruk (kemasan) bukanlah minuman sehat," kata Scott Kahan, MD, MPH, direktur National Center for Weight and Wellness pada Insider. Jus jeruk yang dimaksud Kahan adalah jus yang telah dimaniskan, biasanya dijual dalam bentuk kemasan. 

Melansir dari Insider, berikut adalah beberapa risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan dari jus jeruk kemasan atau jus jeruk yang dimaniskan, antara lain:

Gula darah meningkat dan diabetes

"Jus jeruk mengandung gula dan kalori sebanyak soda," kata Kahan mengacu pada jus jeruk yang dimaniskan atau kemasan.

Menurut Kahan, segelas Coca Cola misalnya memiliki 26 gram gula, sementara segelas jus jeruk (8 ons) memiliki 22 gram gula.

"Penderita diabetes harus berhati-hati untuk menghindari jus jeruk yang dikonsumsi berlebihan," kata Kahan.

Kahan menegaskan, bahwa minuman manis dapat meningkatkan gula darah. Seiring waktu, lonjakan gula darah dapat menyebabkan kondisi berbahaya seperti penyakit jantung dan penyakit ginjal, bahkan untuk orang tanpa diabetes.

Ilustrasi sarapan dengan jus buah. (Shutterstock)
Ilustrasi sarapan dengan jus buah. (Shutterstock)

Berat badan bertambah

baca juga

Beberapa ahli merekomendasikan bahwa orang dewasa dan anak-anak harus makan buah utuh daripada minum jus buah yang dimaniskan. Ini karena buah mengandung serat yang memperlambat proses pencernaan dan membuat Anda merasa lebih kenyang.

Studi menunjukkan bahwa minum jus tanpa serat alami dari buah-buahan malah terkait dengan obesitas dan kerusakan hati. Sebab ketika Anda minum jus buah, Anda dapat dengan cepat mengonsumsi tanpa merasa kenyang sehingga lebih mudah untuk menyerap banyak gula.

"Jika Anda kesulitan mengatur berat badan, sebaiknya hindari minuman manis seperti jus jeruk (dalam kemasan)," kata Kahan.

Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa orang yang minum jus buah 100 persen mengalami kenaikan berat badan lebih dari 4 tahun dibandingkan orang yang menjauhinya. Jus bukanlah penyebab utama kenaikan berat badan, namun minuman yang dimaniskan dengan gula menyebabkan kenaikan dua kali lipat berat badan.

"Jika Anda benar-benar menikmati jus jeruk, maka mungkin ada baiknya memasukkan dalam jumlah sedang ke dalam diet seimbang," kata Kahan.

"Namun, jus jeruk tetap tidak boleh dianggap sebagai minuman kesehatan," imbunya.

Ilustrasi minum jus jeruk. (Shutterstock)
Ilustrasi minum jus jeruk. (Shutterstock)

Dokter menyarankan jika Anda ingin minum jus jeruk, orang dewasa dan anak-anak harus membatasi satu gelas kecil per hari. Jika Anda mencari untuk mendapatkan dosis vitamin C harian, opsi paling sehat adalah makan jeruk utuh.

Kahan juga mengatakan bahwa mencampur jus jeruk kemasan dengan air juga bisa menjadi pilihan yang bermanfaat untuk menghindari konsumsi gula sebanyak mungkin. 

Jus jeruk kemasan atau yang telah dimaniskan memiliki banyak vitamin dan nutrisi penting tetapi juga mengandung kadar gula tinggi yang dapat merusak kesehatan Anda. Jeruk memang menyediakan vitamin C dan folat tinggi, tetapi vitamin ini dapat rusak selama proses pembuatan dan pengemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Nangka Hijau Ampuh Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes

Studi: Nangka Hijau Ampuh Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 03:35 WIB

Awas, Kebanyakan Makan Makanan Tinggi Gula Berisiko Depresi!

Awas, Kebanyakan Makan Makanan Tinggi Gula Berisiko Depresi!

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 04:45 WIB

Waspada Kadar Gula Darah Rendah Saat Puasa, Begini Cara Penanganannya

Waspada Kadar Gula Darah Rendah Saat Puasa, Begini Cara Penanganannya

Health | Sabtu, 09 Mei 2020 | 11:53 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×