Suami Trauma Setelah Istri Melahirkan, Ini Gejalanya!

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 29 Juni 2020 | 07:17 WIB
Suami Trauma Setelah Istri Melahirkan, Ini Gejalanya!
Ilustrasi suami trauma setelah istri melahirkan. (Shutterstock)

Suara.com - Suami Trauma Setelah Istri Melahirkan, Ini Gejalanya!

Proses persalinan yang sulit dan menyakitkan dapat menciptakan pengalaman traumatis. Tak hanya dialami oleh perempuan, trauma pasca melahirkan yang dikenal dengan istilah Post-natal Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) ini ternyata dialami juga oleh para lelaki alias suami.

Sekitar 9 persen perempuan dilaporkan mengalami kondisi PTSD setelah persalinan, yang dipicu oleh rasa nyeri yang dialaminya. Sedangkan pada lelaki, meski kasus PTSD terbilang masih jarang, psikolog Ajeng Raviando menyebut stres akibat menyaksikan proses melahirkan secara langsung sebagai pemicunya.

"Banyak orang tidak menyangka, buat lelaki terutama, bahwa proses melahirkan semengerikan itu. Apalagi kalau misalnya dalam proses kelahiran itu terjadi sesuatu yang urgent dan di luar prediksi, jadinya suami ini bisa trauma," ujar Ajeng melalui keterangan resminya, Minggu (29/6/2020), seperti dikutip dari Antara.

Kondisi-kondisi seperti pendarahan hebat, proses persalinan yang sangat lama, atau reaksi istri saat melahirkan, disebut bisa menjadi pemicu trauma suami.

"Pas proses melahirkan istrinya kesakitan banget, jerit-jerit sampai menangis. Emosi ini kan bisa menular ke suami dan membekas setelahnya. Walau dia tidak merasakan secara langsung, tapi dia menyaksikan dan itu bisa sangat traumatis," jelasnya.

Selain itu, Ajeng juga mengatakan bahwa ketidakberdayaan untuk membantu istri dan bayi, terutama saat proses persalinan yang disertai penyulit dan komplikasi, juga menjadi pemicu trauma pada suami.

Lalu, bagaimana mengenali gejala trauma pada suami setelah istri melahirkan?

Ajeng mengatakan jika tanda-tanda trauma atau PTSD yang dialami lelaki tidak jauh berbeda dengan perempuan.

Berbeda dengan istri yang sumber traumanya lebih banyak karena sensasi nyeri, suami cenderung teringat dengan seluruh suasana yang terekam di otaknya. Apa yang ia dengar dan lihat, sulit terhapus dari ingatan.

"Karena suami kan melihat langsung, jadi kemungkinan besar gambaran proses melahirkan itu terekam jelas. Misalnya, ketika melihat darah, ia jadi teringat saat istrinya perdarahan, atau saat mendengar anaknya nangis. Bahkan ingatan dari penciuman, seperti bau obat atau bau yang mengingatkan dengan rumah sakit, akan memicu rasa cemas," jelas Ajeng.

Pada beberapa kondisi yang lebih ekstrem, suami dengan stres dan trauma pasca-melahirkan akan mengalami mimpi buruk dan bisa memicu perubahan perilaku.

Beberapa lelaki menjadi super sensitif dan terlalu khawatir dengan kondisi istri dan anaknya. Respons ini mungkin bisa tergolong cukup baik, karena pada akhirnya suami menjadi lebih perhatian terhadap istri dan anaknya, selama itu tidak berlebihan.

Respons tidak peduli juga mungkin ditunjukkan oleh lelaki yang mengalami kondisi ini. Menurut Ajeng, ada suami yang menjadi pasif dan tidak peduli dengan istri yang sibuk merawat bayi mereka.

Namun, penanganan terbaik untuk mengatasi trauma pasca-melahirkan bagi suami adalah dengan berkonsultasi pada seorang profesional, psikiater atau psikolog. Menurut Ajeng, pendekatan terapi yang dilakukan adalah Trauma Focus Cognitive Behavioral Therapy (TFCBT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikiater: Hindari Stres Saat Pandemi Agar Tak Terjerumus Narkoba

Psikiater: Hindari Stres Saat Pandemi Agar Tak Terjerumus Narkoba

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 16:35 WIB

Tidak Cuma Korban, Pelaku Cyberbullying Juga Bisa Alami Gangguan Trauma

Tidak Cuma Korban, Pelaku Cyberbullying Juga Bisa Alami Gangguan Trauma

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 18:48 WIB

Manfaat Latihan Pernapasan: Sehatkan Paru-Paru Hingga Redakan Stres

Manfaat Latihan Pernapasan: Sehatkan Paru-Paru Hingga Redakan Stres

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB