Nyeri Pinggang Tapi Tidak Melakukan Peregangan, Adakah Dampaknya?

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 07:15 WIB
Nyeri Pinggang Tapi Tidak Melakukan Peregangan, Adakah Dampaknya?
Ilustrasi nyeri pinggang atau pinggul. (Shutterstock)

Suara.com - Nyeri pinggang dan lutut adalah keluhan yang sering terjadi saat kita duduk terlalu lama, terutama saat bekerja di kantor maupun saat di rumah saja saat pandemi ini.

Dalam kondisi tubuh sehat, nyeri pinggang dan lutut umumnya disebabkan dari kekakuan otot karena mempertahankan satu posisi di lutut maupun pinggang untuk waktu yang cukup lama.

Dipaparkan oleh spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto, SpKO dari RS Mitra Keluarga Kemayoran, oleh karena itu tubuh memerlukan peregangan dan waktu tertentu untuk istirahat.

Ilustrasi nyeri pinggang atau pinggul. (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri pinggang atau pinggul. (Shutterstock)

Akan tetapi, rupanya ada dampaknya bila tidak melakukan peregangan dalam waktu yang cukup lama dan tidak segera mengatasi nyeri pinggang dan lutut.

"Tentunya sesuatu yang jangka panjang itu ada dampaknya," katanya dalam Live Instagram pada Selasa (30/6/2020).

Dampak yang bisa terjadi gangguan postur tubuh bahkan sampai skoliosis. Dengan berjalannya waktu, dampak akan semakin nyata karena tidak diatasi.

Hal ini akan menjadi semakin berat apabila sudah masuk usia lanjut. Karena pada usia lanjut umumnya sudah membutuhkan obat untuk mengatasi penyakit penyerta seperti diabetes, hipertensi, atau jantung.

"Lalu apa mau tambah lagi obat untuk nyeri? Ini yang mau kita hindarkan sebisa mungkin dari usia dini. Agar bisa menjaga postur sebaik yang mampu kita miliki dan dipertahankan dalam jangka panjang," jelas dr Michael.

Selain menyarankan melakukan peregangan, dr Michael juga menyarankan untuk melakukan latihan kekuatan. Hal ini tentu baru bisa kita dapatkan manfaatnya dalam waktu yang panjang.

Ia juga berharap dengan rajin menjaga postur tubuh yang baik juga dijauhkan dari membutuhkan obat-obatan yang tidak diperlukan.

"Kita harapkan kita tidak membutuhkan obat secara terus-menerus. Semoga hanya untuk sesaat pada saat sakit, dan seterusnya kita bisa merawat diri sendiri," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Sembelit Sebabkan Sakit Punggung? ini Faktanya!

Benarkah Sembelit Sebabkan Sakit Punggung? ini Faktanya!

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 19:00 WIB

5 Herbal Atasi Nyeri Asam Urat, Mudah Didapat!

5 Herbal Atasi Nyeri Asam Urat, Mudah Didapat!

Banten | Selasa, 30 Juni 2020 | 12:26 WIB

Awas, Nyeri Punggung Bisa Picu Kerusakan Saraf

Awas, Nyeri Punggung Bisa Picu Kerusakan Saraf

Health | Rabu, 24 Juni 2020 | 12:01 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB