Prosedur Melakukan Tes Alergi di Rumah Sakit Saat Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 01 Juli 2020 | 14:36 WIB
Prosedur Melakukan Tes Alergi di Rumah Sakit Saat Pandemi Covid-19

Suara.com - Alergi yang dialami setiap orang bisa berbeda satu sama lain. Gejala alergi bisa berupa gatal-gatal, kemerahan, membengkak, diare hingga sesak napas. 

Saat timbul, alergi bisa sangat merepotkan. Lalu amankah melakukan tes alergi selama pandemi?

Ahli Alergi dan Imunologi Anak Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp. A(K) M.Kes memastikan hal ini tetap aman dilakukan asal memerhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker hingga membuat janji dengan pihak rumah sakit.

"Sebelum tes harus janjian dulu dengan dokternya, supaya nanti anak pada waktu datang ke laboratorium, dia sudah disiapkan segala macamnya, sehingga pada wkatu pengambilan darah bisa lebih cepat dan si anak tidak menunggu saat ke rumah sakit atau di laboratorium," ujar Prof. Budi di IG Live Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa waktu lalu.

Tes alergi sendiri terdapat dilakukan dengan dua macam, ada yang diambil melalui uji tusuk pada kulit, dan ada juga dengan metode pengambilan darah pada anak.

Jadi, Prof. Budi menyarankan pilih metode pengambilan darah karena akan mendapatkan hasil lebih cepat.

"Jadi nanti untuk tes alergi ini pada masa pandemi ini cukup aman, tetapi yang dianjurkan lebih baik adalah memeriksa lewat pengambilan darah, karena nanti pelaksaannya tidak terlalu lama, ia hanya diambil darah, jadi nanti si anak bisa langsung pulang,"  paparnya.

Ia mengingatkan tes alergi ini hanya sebagai pemeriksaan awal, karena untuk melihat lebih harus berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Tes alergi di laboratorium tidak bisa mendiagnosis penyakit yang dialami anak, dan hanya dokter yang bisa melakukannya.

baca juga

"Jadi yang paling penting, adalah konsultasi ke dokter, dengan melakukan analisa yang teliti, dan pemeriksaan fisik, nanti bisa diperkirakan apakah anak ini alergi atau tidak," terangnya.

"Kalau curiga alergi baru dilakukan pemeriksaan lergi, tetap kalau tidak hanya dilakukan sebagai pemeriksaan penunjang, karena untuk mendiagnosa pada seorang anak yaitu dengan melakukan eliminasi dan provokasi, jadi sebaiknya dibawa dulu ke dokter untuk memastikan," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pandemi Covid-19, UNICEF Prediksi Jutaan Anak Indonesia Kurang Gizi

Dampak Pandemi Covid-19, UNICEF Prediksi Jutaan Anak Indonesia Kurang Gizi

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:26 WIB

Sejak Pandemi Covid-19, Jutaan Keluarga di Nepal Terancam Kelaparan

Sejak Pandemi Covid-19, Jutaan Keluarga di Nepal Terancam Kelaparan

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:30 WIB

Rugi Besar Akibat Pandemi Covid-19, Giliran H&M Tutup 170 Gerai di Dunia

Rugi Besar Akibat Pandemi Covid-19, Giliran H&M Tutup 170 Gerai di Dunia

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×