Orang Dengan Alergi Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Orang Dengan Alergi Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19, Benarkah?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Seorang yang memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta diketahui lebih rentan terinfeksi Covid-19 dengan gejala yang lebih berat. Bagaimana dengan alergi?

Suara.com - Seorang yang memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta diketahui lebih rentan terinfeksi Covid-19 dengan gejala yang lebih berat.

Tapi bagaimana dengan alergi, apakah sama berisikonya?

Menjawab ini Ahli Alergi dan Imunologi Anak Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp. A(K), M.Kes menyebut bahwa kondisi itu bergantung pada alergi yang diderita anak tersebut.

Ilustrasi penderita asma. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi penderita asma. (Sumber: Shutterstock)

Mengingat Covid-19 menyerang saluran pernapasan, maka mereka yang memiliki asma rentan terinfeksi Covid-19.

"Kan Covid-19 lebih rentan terhadap orang atau anak yang punya komorbid. Nah, pada anak alergi muncul penyakitnya asma, nanti asma ini sebagai komorbid, jadi anak-anak dengan alergi terutama yang punya gejala asma, itu rentan terinfeksi Covid-19," ujar Prof. Budi dalam diskusi IG Live Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan orang dewasa atau anak yang memiliki asma dengan pemicu alergi seperti debu, bulu hewan, hingga serbuk bunga lebih rentan. Ini karena pertahanan saluran pernapasan yang sensitif dan tidak sebaik orang normal pada umumnya.

"Karena apa, karena saluran nafasnya itu barriernya dia akan menurun sehingga virus mudah masuk, sehingga lebih rentan terinfeksi Covid-19 ini," terangnya.

Nah, untuk mencari tahu apakah kita memiliki alergi ini bisa dengan menjalani tes alergi di laboratorium atau di rumah sakit. Tapi sebelum melakukan tes kata Prof. Budi lebih baik berkonsultasi lebih dulu kepada dokter. Mengingat tes alergi hanyalah sebagai pemeriksaan awal dan bukan sebagai diagnosis.

"Kalau curiga alergi baru dilakukan pemeriksaan alergi, tetap kalau tidak hanya dilakukan sebagai pemeriksaan penunjang, karena untuk mendiagnosa pada seorang anak yaitu dengan melakukan eliminasi dan provokasi, jadi sebaiknya dibawa dulu ke dokter untuk memastikan," tutupnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS