Manfaat Kecipir, Mulai dari Tunda Penuaan Hingga Turunkan Berat Badan

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 01 Juli 2020 | 21:50 WIB
Manfaat Kecipir, Mulai dari Tunda Penuaan Hingga Turunkan Berat Badan
Kecipir (Instagram/@wennythompson)

Suara.com - Kecipir adalah sayuran yang juga biasa disebut kacang empat sudut atau kacang mauritius. Tanaman ini berasal dari Papua, yang tumbuh meluas di Filipina, Indonesia, India hingga Thailand. Tapi tahukah Anda kalau manfaat kecipir sangat baik untuk kesehatan tubuh?

Tanaman ini sering dikonsumsi sebagai makanan pendamping yang menawarkan banyak nutrisi, termasuk protein, karbohidrat kompleks, vitamin B dan kalsium.

Mengonsumsi 82 gram kecipir menawarkan 5.242 mg tembaga, 24,46 mg besi, 6.772 mg mangan, 1.875, vitamin B1 47,1 g total serat makanan, 821 mg fosfor dan 53,96 gram protein.

Selain kecipirnya sendiri, bagian daun, akar, batang dan bunganya bisa dikonsumsi karena mengandung banyak nutrisi.

Nutrisi ini termasuk protein, mineral dan vitamin yang menyehatkan tubuh dan bermanfaat untuk kecantikan. Berikut ini dilansir dari healthbenefitstimes.com, manfaat kesehatan dari kecipir.

1. Membantu mencegah penuaan dini

Kecipir terdiri dari sejumlah besar tembaga yang merupakan antioksidan kuat, lalu bekerja sebagai enzim antioksidan superoksida dismutase untuk melindungi membran sel dari radikal bebas.

Superoksida dismutase adalah salah satu antioksidan kuat yang bekerja di dalam tubuh dalam memerangi radikal bebas.

Karena kandungan tembaga yang tinggi itulah makan kecipir bisa membuat Anda terlihat lebih muda.

Ilustrasi penuaan dini, keriput. (Shutterstock)
Ilustrasi penuaan dini, keriput. (Shutterstock)

2. Mengurangi sakit kepala dan migrain

Penelitian telah menemukan bahwa pengurangan triptofan memperburuk rasa sakit yang terkait dengan sakit kepala tegang dan migrain. Selain itu, itu juga menyebabkan mual dan masalah tidur serius yang sering dialami orang migrain.

Satu penelitian yang dilakukan oleh Sekolah Psikologi Universitas Murdoch di Australia menemukan bahwa 5 higga 8 jam setelah mengonsumsi minuman 19 jenis asam amino yang berbeda, termasuk triptofan, gejala migrain berkurang drastis. Jadi, sertakan makanan kaya triptofa seperti kacang untuk mengurangi sakit kepala.

3. Memastikan kehamilan sehat

Biasanay dokter merekomendasikan wanita hamil untuk meningkatkan asupan zat besi dari sumber makanan atau suplemen. Basis data Cochrane dari Systematic Reviews melaporkan bahwa suplementasi zat besi prenatal membantu menurunkan risiko berat badan lahir rendah dan menghindari anemia ibu selama kehamilan.

Wanita hamil harus mengonsumsi 27 miligram zat besi sehari. Kecipir sendiri terdiri dari 24,46 mg zat besi yang merupakan 305,75 persen dari jumlah yang direkomendasikan setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jeruk Nipis atau Teh Hijau, Mana yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan?

Jeruk Nipis atau Teh Hijau, Mana yang Lebih Efektif Turunkan Berat Badan?

Jogja | Rabu, 01 Juli 2020 | 10:05 WIB

Rutin Minum Jus Pare, 5 Manfaat Kesehatan Ini Akan Anda Rasakan

Rutin Minum Jus Pare, 5 Manfaat Kesehatan Ini Akan Anda Rasakan

Jatim | Selasa, 30 Juni 2020 | 08:56 WIB

Hamil Tapi Berat Badan Turun, Apakah Normal?

Hamil Tapi Berat Badan Turun, Apakah Normal?

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 06:11 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB