Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah COVID-19, Polisi Kalah Jumlah

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 12:37 WIB
Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah COVID-19, Polisi Kalah Jumlah
Aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 oleh warga di RSUD Kota Mataram (Twitter)

Suara.com - Aksi penjemputan paksa jenazah pasien virus corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram terjadi pada Senin (6/7/2020) malam.

Video aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 tersebar luas dan viral di media sosial. Seperti dalam unggahan akun Twitter @aik_arif.

"Penjemputan jenazah positif covid dari RSUD Kota Mataram... malam ini. Duh bahaya nih. Semoga tidak ada yg tertular," tulis @aik_arif, dikutip Suara.com, Selasa (7/7/2020).

Dalam video berdurasi 22 detik itu, terlihat ratusan orang datang berduyun-duyun ke RSUD Kota Mataram. Sebagian dari mereka berteriak sambil bertepuk tangan.

Sebagian besar orang di antara kerumunan massa terlihat memakai masker. Namun tetap ada beberapa orang yang didominasi laki-laki, tidak menggunakan penutup mulut dan hidung.

Aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 di Mataram ini mendapat kecaman dari warganet.

Ada netizen yang menyalahkan warga yang menjemput. Tapi tidak sedikit warganet kecewa dengan sikap aparat dan pemerintah.

Dilansir dari Antara, Selasa (7/7/2020), aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 ini dilakukan oleh warga dan pihak keluarga dari pasien tersebut.

Jenazah pasien COVID-19 adalah perempuan berinisial M asal Ranjok Barat, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 oleh warga di RSUD Kota Mataram (Twitter)
Aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 oleh warga di RSUD Kota Mataram (Twitter)

Video lengkap aksi penjemputan paksa jenazah pasien COVID-19 dapat disaksikan di sini.

Kabagops Mataram Kompol Taufik mengatakan aksi itu terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Aparat kepolisian sudah berusaha mengamankan aksi ini namun tidak berjalan lancar.

"Jadi kami dari Polri bersama TNI, dan aparat desa dan camat sudah berupaya (mengamankan) terkait pengambilan paksa oleh warga, pihak rumah sakit juga sebelumnya sudah sampaikan agar jenazah dimakamkan dengan protokol COVID-19," kata Taufik.

Namun massa tidak menghiraukan imbauan tersebut. Ratusan orang yang datang menggeruduk rumah sakit tidak sebanding dengan jumlah personel keamanan yang tersedia.

Massa akhirnya berhasil masuk dan memadati halaman parkir RSUD Kota Mataram. Mereka lantas memaksa pihak rumah sakit mengeluarkan jenazah M untuk dibawa pulang.

Massa memaksa jenazah M dikuburkan oleh pihak keluarga sesuai protokol COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Meninggkat, Tembus 3 Juta Kasus

Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Meninggkat, Tembus 3 Juta Kasus

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 10:50 WIB

Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini

Ilmuwan: Covid-19 Ada Sejak Dulu dan Aktif Kembali karena Ini

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 10:30 WIB

Detik-detik Warga Bongkar Peti Jenazah Pasien Covid-19, Riuh Suara Tangis

Detik-detik Warga Bongkar Peti Jenazah Pasien Covid-19, Riuh Suara Tangis

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 07:32 WIB

Terkini

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB