Waspada, Studi Sebut Kanker Kulit Bisa Berawal dari Folikel Rambut

Rabu, 08 Juli 2020 | 15:40 WIB
Waspada, Studi Sebut Kanker Kulit Bisa Berawal dari Folikel Rambut
Ilustrasi kanker kulit (pexels/jenna hamra)

Suara.com - Beberapa kanker kulit yang paling mematikan, seperti melanoma mungkin bermula dari sel-sel batang yang memberi warna pada rambut dan berasal dari folikel rambut di lapisan kulit daripada dari kulit itu sendiri.

Dilansir dari Science Daily, folikel rambut adalah organ kompleks yang berada di dalam lapisan kulit. Di sanalah sel-sel pembuat pigmen yang belum matang mengembangkan perubahan genetik yang menyebabkan kanker.

Studi penyakit masa lalu berpendapat bahwa sinar matahari adalah faktor risiko utama untuk melanoma, tetapi penelitian saat ini berpendapat bahwa pemicunya selalu ada di folikel normal.

Studi baru yang diterbitkan online di Nature Communications, sel-sel induk pigmen kanker bermigrasi ke atas dan ke luar dari folikel untuk membentuk melanoma di kulit permukaan yang berdekatan sebelum menyebar lebih dalam. 

Penelitian ini dilakukan pada tikus rekayasa genetika, dengan hasil dikonfirmasi dalam sampel jaringan manusia.

Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)

"Sel-sel pigmen onkogenik dalam folikel rambut adalah sumber melanoma yang bonafid, kami memiliki pemahaman yang lebih baik tentang biologi kanker ini dan ide-ide baru tentang bagaimana cara melawannya," kata penulis studi Mayumi Ito Suzuki, PhD, profesor di Ronald O. Perelman Departemen Dermatologi di NYU School of Medicine and Perlmutter Cancer Center.

Untuk mengetahui penyebab kanker, para peneliti sementara menghilangkan sinyal satu per satu di lingkungan folikel untuk melihat apakah kanker masih terbentuk pada kulit jika folikel tidak ada.

Dengan cara ini, tim mengkonfirmasi bahwa sel-sel induk folikel melanosit, walaupun mereka memiliki mutasi genetik penyebab kanker, tidak berkembang biak atau bermigrasi untuk menyebabkan melanoma kecuali jika terpapar dengan endothelin (EDN) dan WNT.

Protein pensinyalan ini biasanya menyebabkan rambut menjadi lebih panjang dan sel pigmen berlipat ganda dalam folikel.

Baca Juga: Waspada Bibir Kering dan Kuku Gelap, Bisa Jadi Tanda Kanker Kulit!

"Model kami adalah yang pertama menunjukkan bahwa sel batang melanosit onkogenik folikuler dapat membentuk melanoma, ini berguna dalam mengidentifikasi diagnostik dan perawatan baru untuk melanoma," kata penulis studi pertama Qi Sun, PhD, seorang rekan postdoctoral di lab Ito .

"Sementara temuan kami akan membutuhkan konfirmasi dalam pengujian lebih lanjut pada manusia, mereka berpendapat bahwa melanoma dapat muncul dalam sel-sel induk pigmen yang berasal baik dalam folikel maupun pada lapisan kulit, sehingga beberapa melanoma memiliki banyak sel induk asal," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI