Data Kemenkes: 71.633 Orang Terjangkit Demam Berdarah Selama 2020

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 09 Juli 2020 | 13:05 WIB
Data Kemenkes: 71.633 Orang Terjangkit Demam Berdarah Selama 2020
Petugas melakukan pengasapan (fogging) untuk mencegah wabah demam berdarah di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (17/2).

Suara.com - Kasus demam berdarah (DBD) masih terus meningkat di Indonesia. Tahun ini saja, Kementerian Kesehatan mencatat ada 71.633 orang dilaporkan mengalami demam berdarah hingga 8 Juli 2020.

Berkaca dari negara tetangga, Vietnam dan Singapura yang telah menetapkan DBD sebagai kasus luar biasa, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyampaikan bahwa Indonesia juga perlu waspada.

"Indonesia patut waspada juga kemungkinan terjadi peningkatan kasus," katanya dalam webinar bersama media, Kamis (9/7/2020).

Dari seluruh kasus DBD yang tercatat sepanjang tahun 2020, Nadia mengatakan, terbanyak ada di provinsi Jawa Barat dengan jumlah 10.722 orang. Disusul Bali (8.930 kasus), Jawa Timur (5.948 kasus), Nusa Tenggara Timur (5.539 kasus), Lampung (5.135 kasus), dan DKI Jakarta (4.227 kasus).

Lalu ada pula Nusa Tenggara Barat (3.796 kasus), DI. Yogyakarta (2.720 kasus), Riau (2.255 kasus), dan Sulawesi Selatan (2.100 kasus).

"Itu provinsi karena intensitas demam berdarah dari tahun ke tahun selalu tinggi. Kami lihat peningkatan kasus seperti di Lampung terjadi sejak awal tahun," ujar Nadia.

Sedangkan angka kematian DBD secara nasional sebanyak 459. Jawa Barat masih menjadi provinsi terbanyak dengan angka kematian mencapai 92 orang.

Menurut Nadia, jika dibandingkan dengan kondisi saat Juni 2019, jumlah kasus DBD tahun ini sebenarnya menurun. Tetapi dua kali lipat lebih banyak dari tahun 2017 dan 2018.

Data Kemenkes pada 2017 kasus DBD sebanyak 35.101 orang, dan 2018 ada 21.861 kasus. Tahun 2019 melonjak hingga 112.954 kasus. Memasuki bulan Juli yang menjadi awal musim kemarau, menurut Nadia, seharusnya tidak lagi terjadi lonjakan kasus baru.

baca juga

"Bulan Juli seharusnya tidak ditemukan kasus lagi. Karena sudah masuk kemarau. Tapi kita masih dapat laporan kasus DBD di beberapa daerah. Kalau kita lihat 2020, provinsi Jabar, Bali, dan Jatim, kita ketahui masalah covid juga cukup besar. Sehingga pantauan kita bersama fasyankes tidak duble burden (beban ganda)," ucap Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali 6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Kenali 6 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:41 WIB

Selain DBD, Ini 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Selain DBD, Ini 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Nyamuk

Jawa Tengah | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:31 WIB

Kasus DBD Sleman Melonjak sejak Pandemi Corona, Paling Banyak di Prambanan

Kasus DBD Sleman Melonjak sejak Pandemi Corona, Paling Banyak di Prambanan

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 09:29 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×