Heboh, Muncul Kasus Pneumonia Misterius yang Lebih Mematikan dari Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 10 Juli 2020 | 06:05 WIB
Heboh, Muncul Kasus Pneumonia Misterius yang Lebih Mematikan dari Covid-19
Ilustrasi pasien pneumonia misterius. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah pneumonia lokal misterius yang tidak diketahui penyebabnya muncul di Kazakhstan yang disebut lebih mematikan dari Virus Corona Covid-19.

Hal itu terungkap dari laporan Kedutaan Besar China di Kazakhstan yang memperingatkan warganya.

Pneumonia itu disebut memiliki tingkat kematian "jauh lebih tinggi" daripada Covid-19 dan telah menewaskan lebih dari 600 orang pada Juni.

Ilustrasi pneumonia [shutterstock]
Ilustrasi pneumonia [shutterstock]

Dilansir dari Global Times, pneumonia itu menyebabkan 1.772 kematian dalam enam bulan pertama tahun ini, termasuk 628 orang pada bulan Juni saja, termasuk warga Cina, kedutaan mengatakan dalam sebuah pernyataan di platform WeChat pada hari Kamis.

"Tingkat fatalitas penyakit ini jauh lebih tinggi daripada Covid-19," tulis pernyataan itu.

Organisasi-organisasi termasuk departemen kesehatan Kazakhstan sedang mempelajari virus yang tidak diketahui yang menyebabkan pneumonia, kata kedutaan.

Tidak jelas apakah penyakit ini terkait dengan Covid-19. Kedutaan mengingatkan warga China di Kazakhstan untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus.

Kedutaan itu mengutip media setempat yang mengatakan bahwa sejak pertengahan Juni, hampir 500 orang telah terinfeksi pneumonia di tiga wilayah Kazakhstan.

Menteri kesehatan Kazakhstan mengatakan pada hari Rabu bahwa jumlah pasien yang sakit akibat pneumonia mencapai dua sampai tiga kali lebih banyak daripada mereka yang telah terinfeksi Covid 19, kantor berita Kazakh melaporkan Kazinform.

Menteri mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menerbitkan penghitungan akurat dari kasus yang dikonfirmasi pada minggu depan, mencatat bahwa sementara itu tidak perlu untuk mempublikasikan angka, masyarakat perlu mengetahui situasi yang sebenarnya, Kazinform melaporkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Waktu yang Tepat untuk Berhenti Merokok, Ini Alasannya

Pandemi Covid-19 Waktu yang Tepat untuk Berhenti Merokok, Ini Alasannya

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 22:05 WIB

158 Kasus Baru Virus Corona di Singapura, 321 Pasien Sembuh

158 Kasus Baru Virus Corona di Singapura, 321 Pasien Sembuh

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:26 WIB

Kasus Covid-19 di Kalteng Tembus 1093, Jokowi: Jangan dianggap Enteng

Kasus Covid-19 di Kalteng Tembus 1093, Jokowi: Jangan dianggap Enteng

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB