Tak Mengganti Air Rebusan Mi Instan Ternyata Lebih Baik, Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Jum'at, 10 Juli 2020 | 13:57 WIB
Tak Mengganti Air Rebusan Mi Instan Ternyata Lebih Baik, Ini Penjelasannya
Ilustrasi mie instan (Pixabay/digitalphotolinds)

Suara.com - Perdebatan soal sehat atau tidaknya mi instan memang sering kali mencuat. Hal itu mulai dari masak mi pakai air galon atau air keran, hingga persoalan mengganti atau membiarkan air rebusan mi.

Informasi soal mengganti air rebusan mi memang sudah umum dalam masyarakat. Padahal, mengganti air rebusan mi dengan air panas baru tidak ada bedanya, malah cenderung merugikan. 

Dilansir dari Hellosehat, air rebusan mi instan malah mengandung zat-zat gizi yang telah ditambahkan. Beberapa zat gizi yang terkandung termasuk zat besi, zinck, vitamin A, dan lain sebaginya. 

Saat direbus, zat-zat dalam mi akan larut dalam air dan hilang dari mi instan. 

"Oleh karena itu, sebenarnya aman dan jangan takut untuk menggunakan air rebusan mi instan," catat Hellosehat

"Tidak hanya aman, zat-zat gizi yang terlarut dalam air rebusan juga akan terbuang jika tidak terpakai," imbuhnya. 

Menurut Hellosehat, mi instan di Indonesia biasanya sudah ditambah dengan berbagai zat gizi yang penting. Zat penting yang ditambahkan ke dalam mi instan ini merupakan zat mikro penting yang dibutuhkan semua kalangan umur. 

"Dalam hal ini, mi instan di Indonesia sudah ditambahkan dengan zat besi, zinc, vitamin A, dan beberapa jenis mineral lainnya," catat Hellosehat

Ilustrasi mie instan (shutterstock)
Ilustrasi mie instan (shutterstock)

Meskipun mengandung gizi, mi instan tentu tetap tidak baik jika dikonsumsi setiap hari. Sebab walau ada zat gizi baik, jumlahnya tidak memenuhi keburutuhan. 

baca juga

Sebanyak apapun makan mi instan, tetap saja tidak menggantikan makanan penuh Anda.  Makanan penuh yang dimaksudkan adalah makanan yang lengkap dengan gizi seimbang, yakni makanan pokok, sayur, protein nabati, dan protein hewani. 

Selain itu, mi instan juga dikenal memiliki natrium tinggi, yakni antara 600-1500 mg. Orang tanpa masalah kesehatan hanya boleh konsumsi natrium sebanyak 1500 mg per hari, sehingga makan mi instan sebungkus sehari maka saat itu Anda dilarang makan makanan yang mengandung garam dapur. 

Kelebihan kadar natrium sendiri terkait dengan hipertensi. Jadi, jangan sampai berlebihan mengonsumsi mi instan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warganet Cekcok Soal Masak Mi Instan, Mi Dulu Atau Bumbu Dulu Nih?

Viral Warganet Cekcok Soal Masak Mi Instan, Mi Dulu Atau Bumbu Dulu Nih?

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2020 | 11:44 WIB

Dokter Larang Makan Mi Instan Selamanya, Eks Anak Kos Ini Curhat di Medsos

Dokter Larang Makan Mi Instan Selamanya, Eks Anak Kos Ini Curhat di Medsos

Jogja | Sabtu, 27 Juni 2020 | 06:50 WIB

Benarkah Makan Mi Instan Bisa Membuat Usus Lengket?

Benarkah Makan Mi Instan Bisa Membuat Usus Lengket?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×