Ahli Virologi Beberkan China Sengaja Menutupi Kasus Virus Corona Covid-19

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 12 Juli 2020 | 21:13 WIB
Ahli Virologi Beberkan China Sengaja Menutupi Kasus Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Seorang virologis China mendukung klaim bahwa China berusaha menutupi kasus virus corona Covid-19 dan terpaksa melarikan diri ke Amerika Serikat (AS).

Dr Li Meng-Yan, seorang spesialis virologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Hong Kong, mengatakan ia telah memutuskan untuk meninggalkan wilayah itu. Karena, ia tahu cara China memperlakukan para pelapor.

Sejak wabah virus corona Covid-19 pertama kali menjadi perhatian global awal tahun ini, pemerintah China telah dituduh sengaja membungkap semua orang yang ingin memberikan sinyal kewaspadaan.

Dokter yang telah berusaha berbicara mengenai bahayanya virus corona Covid-19 melalui media sosial pun ditahan. Sedangkan wartawan yang berusaha meliput kasus juga disita peralatannya.

Dr Li melakukan perjalanan ke AS pada akhir April 2020, mengatakan salah satu orang pertama yang mulai meneliti virus baru, tetapi usahanya terhenti.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Alasan saya datang ke AS karena saya ingin menyampaikan kebenaran tentang virus corona Covid-19.

"Jika aku mengatakannya di Hong Kong, saat aku mulai mengatakannya aku akan menghilang dan dibunuh," kata Dr Li dikutip dari The Sun.

Dr Li mengatakan bahwa pertama kali atasannya meminta untuk melakukan penyelidikan rahasia tentang virus corona Covid-19 di Wuhan pada 31 Desember 2019.

"Pemerintah China menolak untuk meminta pakar luar negeri, termasuk yang ada di Hong Kong untuk melakukan penelitian di China. Jadi, aku mencari tahun dari teman-temanku untuk mendapatkan informasi lebih," katanya.

Kemudian dia berbicara dengan sejumlah orang, termasuk orang yang bekerja di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China.

Dr Li mengatakan seorang temannya berusaha memberi tahu tentang virus corona baru yang muncul di Wuhan dan indikator penularan dari manusia ke manusia sudah diamati.

Dr Li juga diberi tahu oleh temannya bahwa jumlah kasus virus corona Covid-19 sudah diperkirakan meningkat secara eksponensial.

Tetapi, ia tak memberi tahu informasi itu ke atasannya karena ia diminta tetap diam dan berhati-hati dalam meneliti kasus virus corona ini.

"Dia memeringatkan saya untuk tidak melampaui batas. Karena, kami bisa mendapatkan masalah besar dan menghilang bila melanggarnya," kata Dr Li.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Banyak Orang Belum Paham Gejalanya!

Bisa Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Banyak Orang Belum Paham Gejalanya!

Health | Minggu, 12 Juli 2020 | 19:00 WIB

Permintaan Terus Naik, Jamur 'Himalayan Viagra' Terancam Punah

Permintaan Terus Naik, Jamur 'Himalayan Viagra' Terancam Punah

News | Minggu, 12 Juli 2020 | 19:38 WIB

Pasien Covid-19 Ini Meninggal Dunia Setelah Ditolak 3 Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Ini Meninggal Dunia Setelah Ditolak 3 Rumah Sakit

Health | Minggu, 12 Juli 2020 | 18:00 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB