Seperti Beton, Pasien Covid-19 Mesti Transplantasi Paru Ganda Akibat Corona

Bimo Aria Fundrika

Senin, 13 Juli 2020 | 12:05 WIB
Seperti Beton, Pasien Covid-19 Mesti Transplantasi Paru Ganda Akibat Corona
Ilustrasi paru-paru pasien Covid-19. [Youtube/Surgical Theater]

Suara.com - Seorang pria dari Illinois mesti menjalani transplantasi paru-paru setelah menderita infeksi virus corona. Ahli bedah di Northwestern Memorial Hospital di Chicago menandai prosedur ini sebagai kali kedua pasien Covid-19 membutuhkan paru-paru baru di AS.

Pria itu, yang berusia 60-an, dinyatakan positif virus corona baru pada akhir Maret. Dokter memberikan pasien alat dukungan hidup selama lebih dari tiga bulan sebelum transplantasi paru-paru pada 4 Juli.

"Saya belum pernah melihat kasus seperti ini.Kerusakan paru-parunya adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat,"kata Samuel Kim, ahli bedah toraks di Northwestern Medicine yang membantu dalam transplantasi paru-paru ganda seperti dilansir dari Medical Daily.

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Kim menggambarkan paru-paru pasien hampir seperti beton karena efek Covid-19. Transplantasi paru ganda biasanya memakan waktu enam hingga tujuh jam, tetapi ahli bedah Northwestern membutuhkan waktu hampir 10 jam karena pasien coronavirus telah merusak paru-paru dan peradangan parah di rongga dadanya.

Prosedur ini mengikuti transplantasi paru pertama di negara itu pada pasien Covid-19 yang juga dilakukan di Northwestern. Rumah sakit pada bulan Juni memberikan organ baru kepada seorang wanita berusia 20-an.

Kim mengatakan kedua pasien memiliki paru-paru yang rusak parah karena coronavirus. Untungnya, tubuh mereka merespons dengan baik organ yang baru saja ditransplantasikan.

"Pasien pertama kami terus pulih dengan kecepatan optimal," kata Rade Tomic, seorang dokter paru dan direktur medis Program Transplantasi Paru.

"Pasien kedua kami sudah tidak menggunakan ventilator dan sedang berbicara dengan keluarganya. Kami optimistis bahwa kedua pasien akan pulih sepenuhnya dan kembali ke kehidupan sehari-hari mereka."

Kematian terkait dengan COVID-19 telah menurun dalam beberapa minggu terakhir. Namun, dokter mengatakan mereka yang sembuh dari penyakit tetap berisiko akibat potensial jangka panjangnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Mutasi, Ahli Sebut Satu Pasien Covid-19 Bisa Menulari Empat Orang!

Akibat Mutasi, Ahli Sebut Satu Pasien Covid-19 Bisa Menulari Empat Orang!

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 09:39 WIB

Update Covid-19 Global 13 Juli: Kasus Positif Tembus 13 Juta

Update Covid-19 Global 13 Juli: Kasus Positif Tembus 13 Juta

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 09:21 WIB

Ahli: Kurangi Penyebaran Virus Corona, Pakai AC Tetap Buka Jendela!

Ahli: Kurangi Penyebaran Virus Corona, Pakai AC Tetap Buka Jendela!

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 08:58 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×