Kabar Baik! Vaksin Moderna Disebut Aman dan Mampu Menginduksi Kekebalan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 15 Juli 2020 | 12:53 WIB
Kabar Baik! Vaksin Moderna Disebut Aman dan Mampu Menginduksi Kekebalan
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Vaksin eksperimental Moderna Inc untuk Covid-19 terbukti aman dan memicu respons kekebalan pada semua 45 sukarelawan sehat dalam studi tahap awal yang sedang berlangsung. Hal tersebut telah dilaporkan oleh para peneliti Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/6/2020).

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), semua relawan yang berpartispasi tidak ada yang mengalami efek samping serius. Tetapi sebagian dari relawan mengalami beberapa efek ringan, seperti kelelahan, sakit kepala, kedinginan, nyeri otot atau nyeri di tempat suntikan.

"Ini lebih mungkin terjadi setelah dosis kedua dan pada orang yang mendapat dosis tertinggi," tulis tim melaporkan dalam New England Journal of Medicine.

Moderna adalah perusahaan pertama yang memulai pengujian vaksin pada manusia untuk virus corona baru pada 16 Maret 2010, sekitar 66 hari setelah urutan genetik virus dirilis.

"Dunia sangat membutuhkan vaksin untuk melindungi terhadap Covid-19," kata Dr. Lisa Jackson dari Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle dan penulis utama penelitian ini.

Penyuntikkan vaksin Moderna yakni mRNA-1273, menggunakan asam ribonukleat (RNA), pembawa pesan kimia yang berisi instruksi untuk membuat protein. 

Ilustrasi vaksin (pixabay.com)
Ilustrasi vaksin (pixabay.com)

Ketika disuntikkan ke manusia, vaksin menginstruksikan sel untuk membuat protein yang meniru permukaan luar virus corona yang diakui tubuh sebagai penyerbu asing dan melakukan respons kekebalan terhadapnya.

Hasil yang dirilis pada hari Selasa melibatkan tiga dosis vaksin, yakni pemberian dengan dosis 25, 100 atau 250 mikrogram vaksin.

"Kami tidak melihat kejadian yang ditandai sebagai efek samping serius," kata Jackson, merujuk pada reaksi yang memerlukan rawat inap atau mengakibatkan kematian.

baca juga
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Pada Juni, Moderna mengatakan mereka memilih dosis 100 mikrogram untuk studi tahap akhir untuk meminimalkan reaksi yang merugikan.

Pada dosis itu, Moderna mengatakan perusahaan berada di jalur yang tepat untuk memberikan sekitar 500 juta dosis per tahun, dan mungkin hingga 1 miliar dosis per tahun, dimulai pada 2021.

"Ini langkah pertama yang baik," kata Dr William Schaffner, pakar vaksin di Vanderbilt University Medical Center yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Pada bulan April, Moderna memperluas uji coba Fase 1 untuk memasukkan orang dewasa di atas 55 tahun yang lebih berisiko terkena penyakit serius dengan tujuan mendaftarkan 120 sukarelawan.

Moderna mengatakan akan mengikuti sukarelawan studi selama satu tahun setelah suntikan kedua untuk mencari efek samping dan memeriksa berapa lama kekebalan berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Corona Mulai Ditemukan, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Vaksin Corona Mulai Ditemukan, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 08:52 WIB

Dikembangkan Buru-Buru, Vaksin Covid-19 Bisa Berisiko Buruk

Dikembangkan Buru-Buru, Vaksin Covid-19 Bisa Berisiko Buruk

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 06:35 WIB

Menkes Terawan Targetkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 pada 2021

Menkes Terawan Targetkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 pada 2021

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 19:52 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×