Rokok Kretek Lebih Berbahaya dari Rokok Filter? Begini Penjelasannya!

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 14:46 WIB
Rokok Kretek Lebih Berbahaya dari Rokok Filter? Begini Penjelasannya!
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Suara.com - Semua jenis rokok pada dasarnya berpengaruh buruk pada kesehatan, baik rokok kretek, filter, bahkan eletrik. Meskipun semuanya berbahaya, lalu mana yang paling berisiko di antara rokok filter dan rokok kretek?

Dilansir dari Hello Sehat, rokok kretek adalah rokok asli Indonesia baik dengan filter maupun tidak di mana mengguakan tembakau rajangan yang dicampur dengan cengkeh. 

"Rokok kretek umumnya terdiri dari dua kandungan utama yaitu tembakau dan cengkeh. Rokok kretek biasanya terdiri dari 60 sampai 80 persen tembakau dan 20 sampai 40 persennya  tunas cengkeh dan minyak cengkeh," catat Hello Sehat.

Sementara rokok filter adalah jenis rokok yang paling banyak dijual saat ini. Rokok ini memiliki penyaring di salah satu ujungnya yang disebut dapat berfungsi untuk menyaring tar dannikotin. 

Sayangnya filter ini hanya bisa menyaring partikel tar dan nikotin yang besar, partikel kecil akan tetap masuk ke dalam tubuh. 

"Filter rokok biasanya terbuat dari selulosa asetat yang biasa didapat dari olahan kayu. Serabut-serabut ini nyatanya bisa masuk dan terhirup ke dalam asap rokok dan menumpuk di dalamnya," tambah Hello Sehat.

Dengan kriteria tersebut, mana yang lebih berbahaya?

Ilustrasi rokok
Ilustrasi rokok


Melansir dari Hello Sehat, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang merokok tanpa filter bersiko dua kali lipat mengalami kematian akibat kanker daripada perokok jenis lainnya. Rokok jenis ini juga dikaitkan dengan 30 persen lebih tinggi kematian akibat berbagai penyakit lain. 

"Orang yang merokok tanpa filter 40 persen lebih mungkin terkena kanker paru-paru. Selain itu, mereka juga sepertiga lebih cenderung mengalami ketergantungan nikotin dibandingkan dengan perokok lainnya," tulis Hello Sehat.

Rokok tanpa filter diduga lebih berbahaya dari rokok lain karena kandungan tar yang cukup tinggi. 

Tetapi perlu diingat, dengan filter maupun tanpa filter, rokok tetap bebahaya bagi kesehatan. Keduanya sama-sama meningkatkan risiko kanker, menimbulkan masalah paru-paru, kecanduan, masalah jantung, hingga reproduksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Ribu Orang di Aceh Miskin Gara-gara Rokok

Ratusan Ribu Orang di Aceh Miskin Gara-gara Rokok

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 12:25 WIB

Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Diamankan di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok

Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Diamankan di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 09:57 WIB

WHO: Simplifikasi Tarif Cukai Rokok Harus Segera Dijalankan

WHO: Simplifikasi Tarif Cukai Rokok Harus Segera Dijalankan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB