Bukan saat Terbang, Risiko Tinggi di Pesawat Ketika Penumpang Keluar Masuk

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Sabtu, 18 Juli 2020 | 09:22 WIB
Bukan saat Terbang, Risiko Tinggi di Pesawat Ketika Penumpang Keluar Masuk
Ilustrasi kabin pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Suara.com - Sebuah penelitian menunjukkan, berada di pesawat menjadi cukup berisiko dalam penularan virus corona. Terutama saat penumpang keluar dan masuk pesawat. 

Dilansir dari The Sun, sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa risiko tidak harus selama penerbangan. Hal ini dikarenakan sistem ventilasi menyala dan berjalan saat penerbangan.

"Simulasi komputer menemukan paling berisiko selama penumpang naik dan turun," catat peneliti. 

"Saat itulah penumpang berada dalam kontak yang lebih dekat, seperti antri di lorong, mencari tempat duduk, dan memindahkan tas masuk," tambahnya.

Melansir dari BBC, ketika sistem ventilasi berjalan selama penerbangan, udara di pesawat dianggap sepenuhnya diganti setiap 2-3 menit, dibandingkan dengan setiap 10-12 menit di gedung ber-AC.

Sementara udara yang kita hirup di kabin pesawat adalah campuran 50-50 udara luar dan udara resirkulasi dari dalam kabin yang telah melewati filter HEPA. Sistem ini dapat menghilangkan setidaknya 99,9 persen bakteri dan partikel virus.

"Secara umum,  sekarang saat pesawat terbang dan sistem ventilasi menyala dan berjalan, itu melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk membersihkan udara dari partikel-partikel infeksius," kata pakar transmisi penyakit, Dr Mark Gendreau kepada Journal.

Tetapi sistem ventilasi kurang efektif menangani tetesan besar, sehingga para ahli percaya risiko lebih besar pada pesawat adalah dari penumpang yang batuk dan bersin di dekatnya.

Itulah sebabnya masker bisa menjadi penting dan mengapa beberapa ahli percaya kursi dekat jendela adalah tempat terbaik untuk menghindari tetesan napas orang lain.

baca juga
Ilustrasi kabin pesawat.[Pexels/Sourav Mishra]
Ilustrasi kabin pesawat.[Pexels/Sourav Mishra]

Maskapai terpaksa mengambil tindakan drastis untuk mengurangi risiko Covid-19 di pesawat dan meyakinkan wisatawan tentang keselamatan mereka di udara.

Beberapa telah mengubah proses naik dan turun pesawat untuk mempertahankan beberapa tingkat jarak fisik.

Hal penting lain yang harus diingat penumpang adalah betapa mudahnya virus dapat dihentikan melalui kebiasaan higienis yang sederhana.

"Bertolak belakang dengan apa yang orang pikirkan, tangan adalah cara penyebaran virus corona paling efisien," kata Dr David Powell, penasihat medis dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional, kepada Bloomberg.

"Hal utama yang harus Anda lakukan adalah sering mencuci tangan, membersihkan tangan, atau keduanya," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru Rilis Manfaat dan Kemungkinan Risiko Deksametason Lawan Covid-19

Studi Baru Rilis Manfaat dan Kemungkinan Risiko Deksametason Lawan Covid-19

Health | Sabtu, 18 Juli 2020 | 07:19 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, Kosongkan Bagian Tengah Kursi Pesawat!

Cegah Penularan Virus Corona, Kosongkan Bagian Tengah Kursi Pesawat!

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 17:25 WIB

Meksiko Bakal Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis

Meksiko Bakal Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Cuma 12,7 Cm, Xbox Nano Controller Bisa Dibawa di Saku dan Terhubung ke HP

Cuma 12,7 Cm, Xbox Nano Controller Bisa Dibawa di Saku dan Terhubung ke HP

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Bukan Saat Bela Timnas Indonesia, Momen Laga Ini yang Buat Emil Audero Menangis

Bukan Saat Bela Timnas Indonesia, Momen Laga Ini yang Buat Emil Audero Menangis

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Gak Pakai Lama! Mentan Minta Pupuk Subsidi Langsung Masuk Desa Lewat KDMP

Gak Pakai Lama! Mentan Minta Pupuk Subsidi Langsung Masuk Desa Lewat KDMP

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Milirik Berbagai Sudut Pandang Kehidupan dalam Buku Batu-Batu Kelaparan

Milirik Berbagai Sudut Pandang Kehidupan dalam Buku Batu-Batu Kelaparan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:30 WIB

×