Benarkah Tomat Buruk untuk Radang Sendi? Ini Penjelasannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 19 Juli 2020 | 17:46 WIB
Benarkah Tomat Buruk untuk Radang Sendi? Ini Penjelasannya!
Tomat (shutterstock)

Suara.com - Artritis atau radang sendi merupakan peradangan yang terjadi di satu atau beberapa sendi sehingga membuat sulit digerakkan. Kondisi ini bisa memengaruhi semua orang dari segala usia, termasuk remaja dan anak-anak.

Tapi, radang sendi paling sering dialami oleh orang usia 65 tahun ke atas. Penyebab radang sendi pun bermacam-macam.

Jika Anda menderita radang sendi, maka satu hal yang perlu diperhatikan adalah hindari mengonsumsi makanan yang bisa memperburuk kondisinya.

Karena itu dilansir dari Express, diet merupakan faktor penting dalam mencegah dan mengendalikan gejala radang sendi. Misalnya, makanan seperti daging merah bisa menyebabkan asam urat menumpuk di persendian.

Kondisi ini akan memperburuk radang sendi. Jadi, Anda lebih baik mengurangi makanan yang bisa memicu peradangan.

Selain daging, tomat disebut termasuk makanan yang bisa memperburuk radang sendi. Tomat menghasilkan racun secara alami yang disebut solanin.

Ilustrasi radang sendi (shutterstock)
Ilustrasi radang sendi (shutterstock)

Solanin itulah yang berkontribusi terhadap peradangan, pembengkakan dan nyeri sendi. Sehingga tomat dianggap bisa memperburuk artritis atau radang sendi secara teori.

Bahkan konsumsi kentang, terong dan paprika juga bisa memperburuk radang sendi. Semua sayuran sehat itu mengandung solanin yang tinggi.

Namun, rumor tentang tomat bisa memperburuk radang sendi dibantah oleh beberapa situs medis. Karena, tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

Orang-orang berpikir tomat buruk untuk radang sendi karena daun tanaman tomat. Daun tomat beracun karena berfungsi melindungi buah dari hewan dan jamur.

Sedangkan makanan yang dianggap sangat baik bagi penderita radang sendi adalah sayuran hijau berdaun gelap.

Sayuran berdaun hijau seperti brokoli, bayam, kubis Brussel, kangkung, Swiss chard, dan bok choy mengandung antioksidan seperti vitamin A, C dan K yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sebab, radikal bebas tidak hanya merusak sel, tetapi juga berkaitan dengan radang sendi dan peradangan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrol Dampak Radang Sendi dengan Minum Teh Hijau, Ini Manfaatnya!

Kontrol Dampak Radang Sendi dengan Minum Teh Hijau, Ini Manfaatnya!

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 17:15 WIB

Unik! Ternyata Begini Cara Mudah Kupas Tulit Tomat Tanpa Merusak Dagingnya

Unik! Ternyata Begini Cara Mudah Kupas Tulit Tomat Tanpa Merusak Dagingnya

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:09 WIB

Obat Radang Sendi Disebut Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Obat Radang Sendi Disebut Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB