KPAI: Momentum Covid-19 Bisa Jadi Waktu Orangtua Mendekatkan Diri Pada Anak

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 19 Juli 2020 | 18:30 WIB
KPAI: Momentum Covid-19 Bisa Jadi Waktu Orangtua Mendekatkan Diri Pada Anak
Ilustrasi belajar di rumah. [Antara Foto]

Suara.com - Momentum anak-anak belajar dari rumah di masa pandemi Covid-19 dirasa harus lebih dimanfaatkan orangtua untuk membangun kedekatan. Orangtua diminta untuk mampu menjadi teman curhat yang menyenangkan bagi anak.

Salah satu tujuannya, juga untuk menekan terjadinya tindakan kekerasan fisik maupun kekerasan seksual terhadap anak. 

Sebab, dari sejumlah kasus yang dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI, kebanyakan anak yang mengalami kekerasan seksual cenderung takut menceritakan apa yang dialami kepada keluarganya.

Akibatnya, banyak kejadian pelecahan seksual pada anak baru terungkap setelah beberapa lama terjadi.

"Dalam kondisi ini anak kan bersama orangtua cukup banyak. Kita berharap dengan kondisi yang banyak ini, anak terlindungi. Kalau pun ada tindakan kekerasan bisa terungkap cepat. Agar prosesnya juga berjalan cepat, baik dari segi hukum dan rehab," kata Komisioner KPAI Jasra Putra kepada Suara.com, Jumat (17/7/2020).

Menurut Jasra, anak yang mengalami kekerasan seksual, meski berusaha menyembunyikan dari keluarga, sebenarnya akan dapat terlihat dari perubahan perilakunya.

Umumnya yang terjadi anak menjadi lebih murung dari biasanya. 

Saat itu lah, orangtua harus menyadari perubahan sikap anak dan menanyakan apa yang terjadi tanpa melakukan intervensi.

"Harus bertanya pada anak-anak dengan cara baik. Tentu tidak dipaksakan. Mungkin saja digalinya cukup lama karena kalau kita lihat pelaku kekerasan juga orang terdekat. Misalnya ayah tiri atau paman, karena mungkin bisa saja dia diancam," tuturnya. 

Ia menambahkan, jika komunikasi keluarga berjalan dengan baik maka anak bisa terlindungi dari tindakan kekerasan apa pun.

"Kalau orangtua yang sangat dekat dengan anak setiap saat dia bisa curhat. Komunikasi dengan curhat ini harus dilakukan setiap saat. Ketika sedang makan, saat sedang santai-santai bisa cerita apa pun tentang diri anak. Kita berharap situasi covid ini orangtua bisa mendengar lebih banyak," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Definisi Covidiot dan Ciri-cirinya, Apakah Anda Termasuk?

Definisi Covidiot dan Ciri-cirinya, Apakah Anda Termasuk?

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 15:18 WIB

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Lima Merek Mobil Terlaris Indonesia

Di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Lima Merek Mobil Terlaris Indonesia

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2020 | 21:10 WIB

Dilema Kekerasan Seksual Anak Saat Pandemi dari Kacamata KemenPPPA

Dilema Kekerasan Seksual Anak Saat Pandemi dari Kacamata KemenPPPA

Health | Sabtu, 18 Juli 2020 | 08:03 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB