Langgar Pakai Masker Bisa Picu Gelombang Kedua Virus Corona, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 21 Juli 2020 | 14:04 WIB
Langgar Pakai Masker Bisa Picu Gelombang Kedua Virus Corona, Ini Sebabnya!
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Suara.com - Saat ini masker sudah menjadi kebutuhan semua orang di tengah pandemi virus corona Covid-19. Masker pun perlu digunakan setiap hari untuk menghentikan penyebaran dan mencegah gelombang kedua virus corona Covid-19.

Para ahli pun meminta semua orang untuk memakai masker setiap keluar rumah dan memperingatkan bahwa pandemi virus corona Covid-19 belum berakhir. Meskipun beberapa negara telah menerapkan new normal dan sejumlah orang sudah kembali beraktivitas.

British Medical Association (BMA) mengatakan gelombang kedua virus corona Covid-19 yang dikombinasikan dengan wabah flu musiman bisa menghancurkan kehidupan.

The Guardian sempat mengritik pedoman pemerintah Inggris yang tidak logis tentang penggunaan masker. Mereka mewajibkan penggunaan masker saat naik transportasi umum dan ketika berpergian ke toko atau supermarket.

Namun, staf toko tidak bisa menegur orang-orang yang datang tanpa masker. Meski mereka sudah menawarkan masker, pelanggan mungkin saja menolak memakainya.

Ilustrasi masker. (Shutterstock)
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Menurut Dr Chaand Nagpaul, ketua dewan BMA, publik perlu pesan yang jelas dan singkat mengenai pemakaian masker. Tak hanya di toko atau supermarket, mereka perlu memahami pemakaian masker sangat diperlukan di tempat yang tidak bisa menerapkan jarak fisik.

Dr Alison Pittard, kepala Fakultas Perawatan Intensif memeringatkan gelombang kedua virus corona selama flu musiman bisa menambah beban makin berat. Jika orang tidak tertib mengenakan masker maka penyebaran virus corona akan semakin luas.

"Orang mungkin berpikir virus corona Covid-19 sudah selesai, sehingga mereka tidak terpikirkan untuk memakai masker," kata Dr Alison dikutip dari The Sun.

Faktanya, pandemi virus corona ini belum berakhir. Dr Alison sendiri masih merawat pasien virus corona Covid-19 di unit perawatan intensif.

baca juga

"Jika orang-orang tidak menjaga jarak sosial dan tidak memakai penutup wajah. Maka kasus virus corona ini akan semakin parah," katanya.

Anda bisa mengenakan masker kain atau syal untuk menutupi mulut serta hidung demi melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Meskipun masker kain buatan sendiri tidak bisa memberikan perlindungan kuat seperti masker medis. Tapi, pemakaian masker kain ini sudah cukup membantu mencegah penyebaran virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggaran Masker di Jakarta Melonjak, Uang Denda PSBB Capai Rp 379 Juta

Pelanggaran Masker di Jakarta Melonjak, Uang Denda PSBB Capai Rp 379 Juta

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 14:04 WIB

Ganjar Pranowo: Apakah Indonesia Akan jadi Followers WHO Terus?

Ganjar Pranowo: Apakah Indonesia Akan jadi Followers WHO Terus?

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:01 WIB

Kepala Eijkman: Indonesia Harus Pakai Vaksin Corona Buatan Sendiri

Kepala Eijkman: Indonesia Harus Pakai Vaksin Corona Buatan Sendiri

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:53 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×