Minum Boba Sehari Sekali, Remaja Ini Tak Bisa Gerakan Tangan dan Kaki!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 21 Juli 2020 | 18:01 WIB
Minum Boba Sehari Sekali, Remaja Ini Tak Bisa Gerakan Tangan dan Kaki!
Ilustrasi boba atau tapioka pearl. (Pixabay/Sam651030)

Suara.com - Saat ini minuman dengan boba tengah populer dan favorit banyak orang. Tapi, terlalu sering konsumsi minuman dengan boba justru tak baik untuk kesehatan.

Contohnya, seorang anak remaja 18 tahun asal China yang harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah terlalu banyak minum milk tea dengan boba.

Remaja yang tak mau disebutkan namanya itu berasal dari kota Foshan di provinsi selatan China, Guangdong dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah mengalami rasa sakit dan peradangan serius pada persendian tangan serta kakinya.

Remaja itu mengaku mengonsumsi minuman boba setidaknya satu gelas sehari sebelum dirawat di rumah sakit karena gejala gout atau radang sendi. Padahal satu gelas minuman boba itu mengandung kadar gula tinggi.

Pada akhirnya, ia mendadak tidak bisa menggerakan tangan dan kakinya. Ia seolah berubah menjadi batu karena tidak bisa berdiri diakibatkan penumpukan kristal di persendiannya.

Gambar yang diperlihatkan rumah sakit menunjukkan jari-jari di kedua tangannya membengkak beberapa kali dari ukuran normal.

Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

"Ketika pasien tiba, ia mengalami encok di keempat anggota tubuhnya yang berarti sudah tidak bisa berjalan," kata rheumatologist residen Rumah Sakit Zheng Shaoling dikutip dari News.com.au.

Dokter pun menjelaskan bahwa radang sendi biasanya muncul dengan gejala berupa rasa sakit, kemerahan, pembengkakan pada persendian dan kadar asam urat remaja yang sangat tinggi.

"Kami memberinay obat anti-inflamasi dan berhasil mengurangi angka asam uratnya sekitar setengah," jelas dokter yang menaganinya.

Setelah beberapa perawatan medis, remaja itu perlahan mulai bisa menggerakkan kakinya, berdiri dan berjalan. Tetapi, tim medis masih perlu memantau kondisinya.

Sebelumnya, boba yang berasal dari tepung tapioka dilaporkan memicu sejumlah masalah kesehatan. Seorang remaja China lain yang kecanduan minuman boba pun mengalami koma selama 5 hari setelah gagal mengendalikan kebiasaannya.

Ada pula gadis dari Shanghai yang beratnya 125 kg dilarikan ke rumah sakit akibat kebiasaan konsumsi minuman boba. Ia pun harus menjalani perawatan menggunakan ventilator dan hemodialisis. Bahkan kadar gula darahnya 25 kali lebih tinggi dari biasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Berserat hingga Olahraga, 5 Cara Jaga Kadar Gula Darah secara Alami

Makan Berserat hingga Olahraga, 5 Cara Jaga Kadar Gula Darah secara Alami

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:13 WIB

Cara Nikmat Kontrol Gula Darah, Konsumsi Cokelat Hitam!

Cara Nikmat Kontrol Gula Darah, Konsumsi Cokelat Hitam!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:31 WIB

Benarkah Tomat Buruk untuk Radang Sendi? Ini Penjelasannya!

Benarkah Tomat Buruk untuk Radang Sendi? Ini Penjelasannya!

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 17:46 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB