Kenali 3 Jenis Ruam Kulit Ini, Bisa Jadi Gejala Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2020 | 15:06 WIB
Kenali 3 Jenis Ruam Kulit Ini, Bisa Jadi Gejala Covid-19
Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]

Suara.com - Belakangan dilaporkan gejala Covid-19 bisa berkisar di kulit. Para peneliti memberikan tiga klasifikasi gejala Covid-19 di kulit yang berbeda tergantung tingkat keparahan. 

Dilansir dari Medical Xpress, perubahan kulit tertentu mungkin juga menjadi satu-satunya tanda infeksi Covid-19 atau dapat menyertai atau mengikuti gejala Covid-19 lainnya. Hal tersebut didasarkan pada analisis data dari 716 pasien di 31 negara.

Para peneliti di Massachusetts General Hospital (MGH) dan Harvard Medical School (HMS), bekerja sama dengan American Academy of Dermatology dan International League of Dermatologic Societies telah membuat daftar internasional untuk menggambarkan dan membuat katalog spektrum luas manifestasi dermatologis yang terkait dengan infeksi virus corona.

Penelitian diterbitkan dalam Journal of American Academy of Dermatology.

Mereka menemukan bahwa di antara semua pasien yang dikonfirmasi laboratorium, tanda kulit yang paling umum adalah ruam seperti campak (morbiliform) pada 22 persen pasien yang umumnya terlihat pada pasien dengan infeksi sedang. 

Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)
Ruam pasien Covid-19 (Twitter/Dennis Porto)

Kedua adalah apa yang disebut "Covid toes" (pernio) yang terdiri dari gatal-gatal merah atau ungu, tapi bisa juga berupa benjolan di jari kaki dan tumit yang biasanya terlihat ketika kulit terkena udara dingin atau permukaan. Reaksi ini terlihat pada 18 persen pasien dan umumnya dikaitkan dengan infeksi ringan.

Sebaliknya, purpiform retiform, ruam seperti jaring yang biasanya disebabkan oleh pembekuan darah di pembuluh darah kecil, terjadi pada 6 persen pasien yang semuanya dirawat di rumah sakit dan sakit kritis.

"Sementara sebagian besar ruam terjadi pada saat yang sama dengan atau setelah gejala Covid-19 lainnya, 12 persen terjadi sebagai tanda pertama atau tanda Covid-19 ," kata peneliti utama Esther E. Freeman, MD, Ph.D., peneliti Departemen Dermatologi di MGH dan HMS.

"Itu penting untuk diperhatikan, karena jika Anda memiliki ruam yang tidak biasa atau mungkin cocok dengan salah satu kategori ini dan Anda tidak memiliki alasan lain untuk memilikinya, itu akan menjadi alasan untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan," tambahnya,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSD Wisma Atlet Rawat 1.389 Pasien, Positif Corona Bertambah 61 Orang

RSD Wisma Atlet Rawat 1.389 Pasien, Positif Corona Bertambah 61 Orang

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:05 WIB

Awas, Penularan Virus Corona Lebih Sering Terjadi di Dalam Rumah

Awas, Penularan Virus Corona Lebih Sering Terjadi di Dalam Rumah

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 13:50 WIB

Benarkah Rambut Rontok Tanda Virus Corona Covid-19? Ini Penjelasannya!

Benarkah Rambut Rontok Tanda Virus Corona Covid-19? Ini Penjelasannya!

Health | Rabu, 22 Juli 2020 | 14:16 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB