Agar Memberi Proteksi Maksimal, Masker Harus Pas di Wajah

Vania Rossa Suara.Com
Jum'at, 24 Juli 2020 | 14:39 WIB
Agar Memberi Proteksi Maksimal, Masker Harus Pas di Wajah
Ilustrasi disabilitas laring. (Shutterstock)

Suara.com - Memakai masker telah menjadi keharusan di tengah pandemi Covid-19 ini. Namun, agar masker memberi proteksi maksimal, masker harus digunakan dengan cara yang tepat. Artinya, masker harus pas, tidak boleh terlalu longgar atau terlalu sempit.

Penggunaan masker yang tidak pas bisa menempatkan diri Anda rentan terpapar virus corona. Jadi, pastikan masker melekat erat dan tak mudah tergeser saat dikenakan.

"Pas adalah kuncinya. Seharusnya tidak terlalu ketat sehingga menghambat kemampuan Anda bernapas, tetapi juga harus pas di wajah sehingga tak bergeser," kata Kendra McMillan dari American Nurses Association di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat seperti dilansir dari Livestrong.

Anda mungkin pernah melihat beberapa orang memakai masker namun tidakmenutupi bagian hidung mereka. Ada yang dengan sengaja melakukan hal itu, namun ada pula yang memang disebabkan karena masker merosot saat mereka berbicara.

"Pastikan hidung, mulut, dan dagu tertutup saat mengenakan masker," tutur McMillan.

Selain pas, sebaiknya jangan sering menyentuh dan melepas pasang masker. Ingatlah, memakai masker dimaksudkan untuk mencegah penyebaran infeksi ke orang lain.

Jika Anda sering melepas pasang masker, lalu batuk atau mulai berbicara, Anda bisa berpotensi menyebarkan virus.

Menyentuh bagian depan masker juga dilarang. Jika permukaan luar terkena partikel virus dan Anda menyentuh masker dan kemudian wajah, Anda berpotensi menulari diri sendiri.

Kesalahan lain yang kerap dilakukan adalah tidak mencuci tangan sebelum menyentuh lalu mengenakan masker, serta mencuci masker kain Anda.

Baca Juga: Cara Mencegah Kacamata Berkabut saat Mengenakan Masker Wajah

"Apakah Anda akan memakai pakaian dalam yang sama berulang-ulang? Hal yang sama berlaku untuk masker kain. Idealnya, masker (dan pakaian dalam) harus dicuci setelah digunakan," ujar asisten profesor di departemen patologi Johns Hopkins University di Baltimore, Kate Grabowski.

Jadi, pastikan masker harus pas, dan jangan ragu mengganti masker jika Anda tidak nyaman mengenakannya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI