Sering Disebut Bikin Bodoh, Benarkan MSG Buruk untuk Kesehatan?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 27 Juli 2020 | 15:49 WIB
Sering Disebut Bikin Bodoh, Benarkan MSG Buruk untuk Kesehatan?
Ilustrasi penyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Suara.com - MSG atau monosodium glutamate sering dianggap memiliki efek buruk pada kesehatan. Bubuk perasa yang satu ini juga mengalami berbagai kontroversi di dunia kesehatan dan makanan. 

Kontroversi MSG dimulai saat ilmuwan di Amerika Serikat pada tahun 60-an yang menyatakan, bahwa ia mengalami pusing hingga mual saat makan makanan China yang mengandung MSG.

Kemudian pada tahun 2011, sebuah studi yang dterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition juga menyatakan, penyebab obesitas terbesar pada orang China adalah karena MSG. 

Tetapi menurut Healthline, studi mengenai MSG yang berhubungan dengan peningkatan berat badan ini disebut lemah dan tidak konsisten. Studi ini disebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. 

Dilansir dari Business Insider, MSG pertama kali ditemukan pada tahun 1908 oleh seorang ilmuwan Jepang. Ia menemukan cara untuk mengisolasi rasa umami atau gurih dalam rumput laut dengan menstabilkannya dengan natrium. 

MSG kemudian menjadi populer dengan cepat, bukan hanya di Jepang tapi berbagai negara Asia lainnya. Lalu benarkah MSG seburuk itu bagi kesehatan?

Ilustrasi enyedap masakan, MSG. (Shutterstock)
Ilustrasi enyedap masakan, MSG. (Shutterstock)

Di Indonesia, MSG sering kali disebut dengan micin yang mana sering dijadikan dalang yang membuat orang bodoh atau lama dalam memproses sesuatu ke dalam otak (lemot).

Melansir dari Hello Sehat, makan micin memang bisa meningkatkan reseptor otak untuk menjadi lebih aktif. Aktivitas berlebihan inilah yang berperan dalam menyebabkan kematian neuron. 

Sementara itu, neuron adalah sel saraf yang memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi kognitif otak. Hal inilah yang jadi benang merah antara makan kebanyakan micin dan penurunan kognitif otak. 

baca juga

Meskipun begitu, micin bukan menjadi satu-satunya dalang pembuat otak menjadi berpikir lebih lambat. Sebab faktor lain seperti kekenyangan (terlepas makanan bermicin atau tidak) juga bisa membuat Anda kehilangan fokus atau konsentrasi setelah makan. 

Sebelumnya, dalam seminar "Membedah Hoax Kesehatan" yang digelar oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Jakarta, Sabtu (31/3/2018), dokter Vidie Aseanto Tanessia menegaskan, bahwa konsumsi micin tidak akan menyebabkan penurunan kecerdasan pada seseorang.

"Apalagi kalau dikonsumsi dalam batas yang wajar. Itu tidak akan menyebabkan kebodohan, informasi ini tergolong hoaks," ungkap dokter Vidie Aseanto, seperti dikutip Suara.com.

Menurut dokter Vidie, rata-rata jumlah micin yang dikonsumsi masyarakat hanya 0.5 mg, yang tergolong sangat sedikit. Batas konsumsi MSG sendiri adalah 60 mg per kilogram berat badan.

Ilustrasi MSG. (shutterstock)
Ilustrasi MSG. (shutterstock)

"Jadi, misalkan berat badannya 50 kg, maka dosis maksimalnya adalah 50 x 60 = 3.000 miligram per hari. Kalau satu mangkuk bakso kandungan vetsinnya (msg) 0.5 mg itu masih jauh dibawah batas wajar jadi masih aman," ungkapnya.

Dengan jumlah yang tidak berlebihan, bagaimanapun msg atau micin ini tetap dinyatakan aman sebagai bahan makanan. Hal tersebut bahkan dinyatakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS, Kementerian Kesehatan RI, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hingga Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MSG Tak Tepat Takaran Bisa Memicu Obesitas

MSG Tak Tepat Takaran Bisa Memicu Obesitas

Health | Rabu, 05 Februari 2020 | 19:01 WIB

Produk Bumbu Makanan Asal Indonesia Ini Tembus 3 Benua

Produk Bumbu Makanan Asal Indonesia Ini Tembus 3 Benua

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2019 | 10:19 WIB

Benarkah Konsumsi Micin Picu Kebodohan? Ternyata Begini Faktanya!

Benarkah Konsumsi Micin Picu Kebodohan? Ternyata Begini Faktanya!

Health | Rabu, 10 Juli 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×