Sering Tidak Tampak, Ini Gejala Hepatitis yang Sering Disepelekan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 28 Juli 2020 | 14:45 WIB
Sering Tidak Tampak, Ini Gejala Hepatitis yang Sering Disepelekan
Ilustrasi hepatitis. (shutterstock)

Suara.com - Setiap tahun Hari Hepatitis Sedunia diperingati pada 28 Juli untuk menciptakan kesadaran tentang virus hepatitis dan mengapa vaksinasi terhadapnya penting.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus hepatitis B dan C dapat mempengaruhi 325 juta orang di seluruh dunia yang menyebabkan 1,4 juta kematian per tahun.

Bagian terburuknya adalah banyak pasien hepatitis bahkan tidak tahu bahwa mereka menderita penyakit itu. Menurut Dr Mrudul Dharod, konsultan gastroenterologi, hepatologi, dan endoskopi di Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai, gejalanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.
Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.

Itulah sebabnya orang tidak dapat menangkapnya. Ini membuatnya semakin penting bagi setiap orang untuk mengetahui tentang gejala virus hepatitis. Dilansir dari Healthshots, berikut ini tanda seorang mengalami hepatitis.

Nama hepatitis sendiri memberi tahu apa yang bisa dilakukan penyakit ini. Hepa berarti hati, sedangkan titis berarti peradangan. Hati mengendalikan metabolisme tubuh kita dan menghasilkan jus empedu yang penting untuk pencernaan. Hepatitis virus memengaruhi hal itu dan banyak fungsi penting hati lainnya.

Ada lima jenis hepatitis: A, B, C, D, dan E. Menurut Dr Dharod, hepatitis A dan E bersifat akut dan dapat disembuhkan dalam waktu beberapa minggu. Gejala utamanya adalah, kelelahan, mengalami sakit sendi, mengalami penurunan nafsu makan, dan berat badan yang hilang.

Sementara untuk hepatitis B dan C, masalahnya meningkat karena kedua jenis ini berkembang selama bertahun-tahun dan mempengaruhi hati . Hanya satu persen pasien hepatitis B menunjukkan tanda-tanda yang mirip dengan hepatitis A dan E.

Pada kasus hepatitis B dan C yang parah, sirosis hati terjadi. Gejala yang muncul setelah sirosis hati antara lain, muntah darah, gangguan perut, pembengkakan di kaki, beberapa perubahan perilaku dan perubahan kepribadian.

“Untungnya, vaksin untuk A dan B tersedia tetapi juga sangat penting untuk mendapatkan suntikan tepat waktu. Jika Anda melihat salah satu gejala di atas pada diri Anda atau siapa pun di sekitar Anda, maka kunjungi dokter dan dapatkan pendapat, ”simpulnya.

Baca Juga: Ini Alasan Bayi Baru Lahir Harus Langsung Mendapat Vaksin HB0

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI