Studi: Virus Corona Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak Parah

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Kamis, 30 Juli 2020 | 20:00 WIB
Studi: Virus Corona Bisa Menyebabkan Kerusakan Otak Parah
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Komplikasi virus corona bisa menyerang berbagai organ penting tubuh termasuk otak. Hal inilah yang dapat menunjukkan berbagai masalah neurologis. 

"Covid-19 telah dikaitkan dengan beberapa gejala neurologis seperti sakit kepala, pusing, mialgia, linglung, perubahan indra perasa dan bau, rasa lemas, stroke, hingga kejang," kata William C. Davison MD, FAAN, ahli saraf di Northwestern Medicine Rumah Sakit Lake Forest, Illinois kepada Health

Sebuah studi baru dari para peneliti University College London (UCL) di Inggris menyatakan bahwa virus corona bisa menyerang otak lebih parah lagi. Penelitian ini telah diterbitkan di Jurnal Brain

Melansir dari Health, para peneliti menganalisis data dari 43 pasien yang dikonfirmasi atau diduga terinfeksi Covid-19 berusia 16 hingga 85 tahun. Pasien-pasien ini dirawat di Rumah Sakit Nasional Neurologi dan Bedah Saraf di London. 

Dalam hal ini, beberapa pasien mengalami gejala ringan, berat, dan beberapa mengalami masalah neurologis yang menjadi satu-satunya gejala. 

Masalah  neurologis pada pasien penelitian mengalami gejala yang berbeda, seperti ensefalopati (kerusakan atau penyakit yang mempengaruhi otak), sindrom peradangan SSP seperti ensefalitis atau ensefalomeyelitis diseminata akut (ADEM), stroke iskemik, gangguan neurologis perifer seperti Guillain-Barré sindrom, dan gangguan lainnya. 

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Dari 43 pasien, para peneliti menulis bahwa mereka yang menderita jenis sindrom inflamasi ADEM memerlukan pengawasan ketat. ADEM ditandai dengan serangan pada myelin tubuh, lapisan pelindung serabut saraf di sistem saraf pusat oleh sistem kekebalan tubuh.

Gejala-gejala yang mungkin timbul dari ADEM berkisar pada sakit kepala, kelelahan, kehilangan penglihatan, kelumpuhan. "ADEM adalah reaksi inflamasi terhadap sistem saraf pusat," kata Dr. Davison. 

"Virus corona adalah pemicunya tetapi saat ini kami tidak tahu mengapa ini menyebabkan respon imun patologis," tambahnya. 

baca juga

Para peneliti melaporkan bahwa sebelum pandemi, mereka melihat sekitar satu orang dengan ADEM per bulan. Namun saat masa studi (pandemi), mereka melihat setidaknya satu pasien ADEM per minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ini Kembangkan Rapid Test Pakai Air Liur, Sensitivitasnya 97 Persen

Dokter Ini Kembangkan Rapid Test Pakai Air Liur, Sensitivitasnya 97 Persen

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:35 WIB

Berusaha Tulari Dokter, Pasien Covid-19 Dipenjara 3 Tahun

Berusaha Tulari Dokter, Pasien Covid-19 Dipenjara 3 Tahun

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:35 WIB

Siap-siap, Vaksin Virus Corona Buatan Rusia Tersedia Dua Minggu Lagi

Siap-siap, Vaksin Virus Corona Buatan Rusia Tersedia Dua Minggu Lagi

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×